Curi Uang, Perhiasan dan Burung, Hasan Dipukuli WargaMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
11 Juli 2016

Curi Uang, Perhiasan dan Burung, Hasan Dipukuli Warga

Posted by on 11 Juli 2016

MemoTimur - Mencuri uang senilai 5 juta, perhiasan emas seharga 5 juta serta seekor burung Love Bird di rumah Ronnal Robby Firmansyah (21), warga Dusun Putuk, Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, Jainul Hasan bin Marwan (20), warga Desa Munder, Kecamatan Yosowilangun, ditangkap warga saat berusaha kabur dengan barang yang dicurinya.
www.memolumajang.com


Saking kesalnya, warga pun beramai-ramai menghakimi pelaku hingga babak belur dibuatnya. Beruntung, petugas gabungan segera tiba di lokasi, pelaku berhasil diamankan dari tangan warga dan membawanya ke Mapolsek Tempeh berikut barang bukti (BB) kejahatannya.

“Andai saja petugas terlambat datang ke lokasi kejadian, bisa jadi kondisi pelaku akan lebih parah dari ini. Puluhan warga yang menangkap pelaku ini Mas,” ungkap Kasubag Humas Polres Lumajang, Ipda H. Gatot Budi Hartono saat dikonfirmasi Memo Timur via ponselnya, Minggu (10/7).

Menurut pengakuan pelaku, siang itu dia bingung karena tidak punya uang. Akhirnya berjalan ke daerah Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, mencari sasaran. Saat melintas di depan rumah korban terlihat sepi, dia balik kanan dan langsung beraksi dengan memanjat pagar tembok rumah korban hendak mencuri burung Love Bird yang digantung di teras lantai dua.

Setelah menggapai pagar besi di lantai dua, dia melihat pintu kamar rumah korban yang terletak di lantai dua tidak terkunci, pelaku langsung menyelinap masuk terus mengacak-ngacak lemari milik korban dan menemukan uang sebesar 5 juta serta perhiasan emas seharga 5 juta.

“Kata pelaku, andai terus kabur dan tak ngambil burung Love Bird itu, mungkin aksi jahatnya itu bisa lolos. Wong kata pelaku mumpung ada kesempatan, kapan lagi katanya gitu Mas,” ungkapnya lagi.

Usai menjalani proses pemeriksaan, pelaku terus diamankan di sel tahanan Mapolsek Tempeh, menunggu berkas perkara rampung dikerjakan oleh penyidik untuk dilimpahkan ke Kejari. ”Akibat perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dihukum penjara maksimal 7 Tahun penjara,” pungkas Ipda Gatot BH (cho)

Baca:

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top