Ad

Memo Timur Lumajang
12 July 2016

Dua Dusun Diserang Banjir dan Longsor

Posted by on 12 July 2016

MemoTimur - Curah hujan yang turun dengan lebat semalaman, membuat sungai yang mengalir di Dusun Sidomukti, Desa Taman Ayu, Kecamatan Tempursari meluap. Akibatnya, air meluber dan menggenangi pemukiman rumah warga. Tidak itu saja, akibat curah hujan yang cukup tinggi juga menyebabkan tanah longsor. Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu, namun kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.
www.memolumajang.com


Musibah banjir itu terjadi pada Minggu (10/7), malam sekitar pukul 19.00 WIB. Informasinya, malam itu warga dikejutkan dengan kedatangan air yang mencapai ketinggian lutut orang dewasa lalu menggenangi halaman rumah warga. Belum sempat menyelamatkan barang-barang atau perabotan rumah, air sudah masuk ke dalam rumah.

“Malam itu air datang secara tiba-tiba dan langsung masuk ke rumah-rumah,” ujar Paidi (37), salah satu warga yang rumahnya ikut tergenang. Setelah ditelusuri, ternyata air itu berasal dari sungai yang meluap karena tidak mampu lagi menampung curah hujan yang cukup besar, yang terjadi pada sore itu.
Klik download Aplikasi Memo Timur
Sedikitnya, ada puluhan rumah yang terendam air di dua dusun itu. Diantaranya Dusun Taman Ayu dan Dusun Sidomukti, Desa Taman Ayu, Kecamatan Tempursari. Akibat air yang datang semakain membesar, wargapun akhirnya berbondong-bondong memilih mengungsi ke wilayah dataran yang agak tinggi sambil membawa barang-barang yang bisa diselamatkan.

Setelah banjir menggenangi puluhan rumah warga, pagi hari tepatnya pada hari Senin (11/7), sekitar pukul 05.00 WIB. Disusul dengan musibah tanah longsor. Sedikitnya ada 15 rumah yang terkena longsor yang mengakibatkan dinding retak serta bangunan rusak. “Yang kondisinya paling parah ada empat rumah,” terangnya.

Sementara itu, petugas dari Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang bersama TNI, Polri dan masyarakat masih melakukan pendataan serta memberikan pertolongan kepada warga yang kebanjiran serta mengalami musibah tanah longsor.

”Pagi ini, puluhan anggota saya masih berada di lokasi untuk melakukan pendataan,” ujar Plt Kepala BPBD Kabupaten Lumajang, Hendro Wahyono saat di temui Memo Timur di ruang kerjanya, Senin (11/7).

Menurutnya, pendataan itu sengaja dilakukan untuk mengetahui seberapa besar kerugian yang dialami oleh para korban. Selanjutnya, data tersebut akan diajukan kepada Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal ini Bupati Lumajang untuk diberikan bantuan. ”Meski tidak ada korban jiwa, namun jumlah kerugian materiel yang dialami masing-masing korban lumayan besar,” jelasnya.(tri)

Baca:
  1. Curi Inventaris Sekolah, 2 dari 5 Pelaku Diringkus 

  2. Efektif, Hilangkan Kerak pada Gigi Secara Tradisional 

  3. Curi Uang, Perhiasan dan Burung, Hasan Dipukuli Warga 

  4. Gila...! Istri Ipar Digoyang Hingga Hamil 9 Bulan

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top