Ad

Memo Timur Lumajang
29 July 2016

Lestarikan Budaya, 9 Dalang Main di Satu Panggung dalam Semalam

Posted by on 29 July 2016

Memo Timur - Dalam upaya pelestarian kebudayaan khususnya wayang kulit, para seniman dalang yang ada di Lumajang melakukan pagelaran wayang kulit spektakuler di Alun-alun Lumajang. Dalam semalam, 9 dalang asal Lumajang yang tergabung dalam Persatuan Pedalangan Indonesia (Pepadi) menunjukkan aksinya dalam satu panggung.
http://www.memolumajang.com


Dalam aksinya mereka memainkan 3 lakon yang dimainkan bergantian, 1 lakon dimainkan oleh 3 dalang. Mereka menunjukkan kemampuan mendalangnya di hadapan masyarakat Lumajang yang hadir memadati.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lumajang, Indrianto, menyampaikan, pagelaran wayang kulit spketakuler ini sekaligus untuk mengawali dan launching program Pepadi di Lumajang. Yakni, ke depan mereka secara periodik menggelar pertunjukan wayang di Lumajang. Bupati Sebut ada 2 Sebab Gagal Raih Adipura 2016

“Nantinya secara periodik bisa satu bulan sekali, mereka akan membuat pagelaran wayang di Lumajang,” katanya.

Untuk mengawali hal tersebut, dipilih Alun-alun Lumajang sebagai tempat pertama untuk kegiatan mereka. Selain melestarikan budaya, tentunya ini merupakan hiburan bagi masyarakat Lumajang khususnya yang mencintai seni wayang kulit. Ada Upaya Damai Sengketa Lahan SMPN 1 Sukodono

Indrianto mengungkapkan, wayang kulit masih memiliki tempat tersendiri di mata mayarakat dan sama dengan kesenian dan kebudayaan lainnya. Sehingga tidak ada kekhawatiran jika wayang kulit sedikit jumlah pecintanya.

“Wayang kulit masih memiliki tempat tersendiri di masyarakat, sama dengan kebudayan atau seni lainnya,” ungkapnya.

Indrianto menjelaskan, wayang kulit sendiri di Lumajang masih sering digelar utamanya dalam acara hajatan atau ritual adat. Tak hanya di desa, pagelaran wayang kulit juga sering ada di kota, sehingga menandakan kesenian wayang kulit masih banyak dicintai. Gadis Tuna Netra Jadi Budak Sex Pria Beristri

“Seprti di acara hajatan atau ritual adat, sering digelar wayang, bukti seni ini masih banyak dicintai masyarakat,” jelasnya. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top