Ad

Memo Timur Lumajang
16 July 2016

Sukses di Jakarta, Ingin Kembangkan Perfilman di Lumajang

Posted by on 16 July 2016

Memo Timur - Tak lupa kacang pada kulitnya. Begitulah peribahasa yang tepat untuk menggambarkan Lia Fendiana Rozita, gadis asal Lumajang yang sudah terbilang berpengalaman di dunia produksi perfilman di Jakarta.
http://www.memolumajang.com


Di usianya yang masih menginjak 21 tahun, Lia, panggilan akrabnya, sudah terlibat dalam produksi sejumlah judul FTV (Film Telivisi) di beberapa stasiun TV nasional dan film layar lebar Komedi Gokil 2.

Di awal-awal sebagai kru di produksi film, Lia tak memiliki divisi yang tetap, dari make up artis dan bagian kostum ia jalani. Hingga dari ia belajar secara otodidak tentang pembuatan skenario dan akhirnya bisa masuk di divisi penyutradaraan.

“Dari skenario bekas yang terbuang di lokasi syuting, saya ambil bawa pulang ke kos lalu dipelajari,” ujar gadis asal Kecamatan Candipuro itu.

Dari sini, Lia kemudian terketuk hatinya dan mengingat Lumajang, kota kelahirannya, untuk mengembangkan perfilman. Sebagai langkah awal, ia membuat sebuah film lokal yang diangkat dari kisah sebuah novel yang ia tulis sendiri, Cinta Di Atas Syahadat.

“Diangkat dari novel Saya sendiri, skenario saya buat sendiri, dan saya juga strudaranya,” katanya sambil tersenyum bangga.

Mengambil latar belakang tempat di sejumlah lokasi di Lumajang, film tersebut melibatkan puluhan pemeran dan kru di balik layar. Alun-Alun Lumajang dan Air Terjun tumpak Sewu adalah diantaranya.

Film yang bercerita tentang percintaan beda agama tersebut digarap selama 2 minggu lebih. Lia, mengatakan, ada sejumlah kendala selama pembuatan film. Diantaranya mengenai lokasi syuting. Rencananya ia juga akan menggunakan Perkebuanan Teh di Gucialit sebagai lokasi syuting, karena terkendala izin akhirnya dibatalkan.

“Ada sejumlah kendala sih, seperti perizinan syuting di Gucialit, katanya takut merusak kondisi alam di sana. Malahan Saya justru ingin mempromosikan wisata alam di sana,” jelasnya.

Usai menyelesaikan film itu, semangat Lia untuk mengembangkan perfilman di Lumajang belum usai. Ia ditunjuk sebagai mentor dan membagikan pengalamannya, untuk pembuatan film pendek di kalangan pelajar SMP.

Download App Memo

Bekerjasama dengan salah satu provider, ia membantu pembuatan film pendek yanag akan dibuat oleh pelajar SMPN 1 Lumajang. Film yang akan dilombakan itu, dibuat dengan memiliki pesan positif.

“Jadi film yang akan dibuat, bukan soal percintaan. Namun lebih ditekankan pada film yang memiliki sebuah pesan positif bagi yang melihat,” ujar Lia.

Dengan keterlibatan dirinya dan membagikan pengalamannya ini, Lia berharap orang-orang sukses asal Lumajang, khususnya para seniman yang suskes di luar Lumajang untuk bisa membagikan pengalamannya juga.

“Banyak sebenarnya yang lebih suskses dan lebih baik dari Saya, tapi mereka belum berbagi untuk Lumajang sendiri,” jelasnya.

Selain di dunia perfilmn, sejumlah karya tulis juga telah ia buat dan diterbitkan. Diantaranya buku motivasi langkah kesuksesan dan novel Cinta Dia Atas Syahadat. Sementara buku ketiganya masih dalam proses. (cw)

Baca:
  1. Diduga Mesum, Warga Amankan 2 Pasang Muda Mudi

  2. Sukses karena Terpaksa 

  3. OTD Serang Rumah H. Latis dengan Bondet 

  4. Polres Ringkus 7 Komplotan Curanmor yang Beraksi di 18 TKP

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top