Terlilit Hutang, IRT Tewas Gantung DiriMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
18 Juli 2016

Terlilit Hutang, IRT Tewas Gantung Diri

Posted by on 18 Juli 2016

Memo Timur - Warga Dusun Besukan, Desa Kabuaran, Kecamatan Kunir mendadak heboh. Pasalnya, Juma’ati (52), ibu rumah tangga (IRT) warga setempat, ditemukan Edi Lukito (36), anaknya, meninggal dunia dengan kondisi leher terikat tali dengan posisi tergantung di dalam kandang sapi. Kuat dugaan, korban nekat gantung diri karena terlilit hutang.
http://www.memolumajang.com


Peristiwa itu terjadi pada Minggu (17/7), dini hari, sekitar pukul 03,00 WIB. Informasinya, dini hari itu Edi Lukito (anak laki-laki korban) pulang dari mencari bekicot. Ketika hendak masuk rumah melalui pintu depan, ternyata kondisinya masih terkunci. Karena terkunci, Edi Lukito akhirnya masuk melalui pintu kandang yang terhubung dengan dapur rumahnya.

Setelah menaruh peralatan serta bekicot hasil buruannya, Edi kemudian pergi ke kandang degan maksud akan memberi makan sapi peliharaannya. Begitu lampu dinyalakan, Edi terkejut. Sebab, ia melihat sosok ibunya dengan kondisi leher tergantung dengan seutas tali yang diikatkan pada salah satu bambu penyangga yang ada di dalam kandang sapinya.

“Mengetahui ibu dalam kondisi tergantung, saya langsung menghampiri kemudian melepas tali yang mengikat pada lehernya,” terang Edi Lukito. Setelah itu, ia lalu teriak minta tolong kepada warga setempat. Tak lama kemudian, wargapun berdatangan untuk melihat langsung kejadian yang sebenarnya.

Melihat korban sudah meningal, salah satu warga kemudian melaporkan peristiwa itu pada Kelapa Desa (Kades) setempat yang dilanjutkan ke pihak Polsek Kunir. Tak butuh lama, petugas dari Polsek Kunir yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Kunir, AKP Edi Santoso tiba di lokasi dan langsung memasang garis polisi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Hasilnya, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan, hanya leher korban membiru karena bekas terjerat tali yang dikaitkan pada bambu penyangga di dalam kandang. Kuat dugaan, jika korban meninggal dunia dengan cara gantung diri. Guna proses penyelidikan, polisi membawa Barang bukti (BB) seuatas tali (tampar) serta sandal jepit milik korban.

Beberapa sumber di lokasi mengatakan, jika korban sengaja mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri karena permasalahan hutang-piutang. Hal itu dibuktikan dari keterangan dari anak korban jika korban sebelum lebaran sempat kebingungan karena tidak bisa membayar hutang pada seseorang.

Sementara itu, AKP Edi Santoso juga membenarkan motif dibalik aksi gantung diri tersebut. Meski demikian, pihaknya belum bisa percaya begitu saja dan tetap akan melakukan penyelidikan. “Untuk selanjutnya, kami masih memanggil beberapa saksi termasuk anak korban untuk dimintai keterangannya,” tegas Kapolsek Kunir. (tri)

Baca:
  1. Diduga Mesum, Warga Amankan 2 Pasang Muda Mudi

  2. Petik Rupiah dari Blogger Tanpa Iklan dan Jualan

  3. Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Jambi Belajar LP2B ke Lumajang 

  4. Curi Uang, Perhiasan dan Burung, Hasan Dipukuli Warga 

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top