Ad

Memo Timur Lumajang
16 July 2016

Tidak Boleh Ada Pungutan dalam Pembuatan Akta Kelahiran

Posted by on 16 July 2016

Memo Timur - Terkait banyaknya laporan adanya sejumlah pungutan liar dalam kepengurusan Akta Kelahiran, hal ini sudah ditegasi oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lumajang. Sesuai dengan kerjasama atau memorandum of understanding (MoU), temuan pungutan liar bisa dibawa ke ranah hukum.
http://www.memolumajang.com/


MoU yang dimaksud, melibatkan, antara Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Lumajang, Dinas Kesehatan Lumajang, Seluruh Direktur Rumah Sakit baik negeri maupun Swasta di Lumajang serta Ketua IBI (Ikatan Bidan Indonesia) Lumajang.

Hal ini dilakukan demi penyempurnaan pelayanan kepemilikan Akta Kelahiran gratis bagi ibu yang melahirkan di rumah sakit, Puskesmas maupun di Bidan Desa. Dispenduk Capil akan mempertegas komitmennya dalam rangka mensukseskan program pemerintah dalam hal pelayanan penerbitan dokumen kependudukan.

Kepala Dispenduk Capil Kabupaten Lumajang, Drs. Wisu Wasono Adi, menegaskan bahwa dirinya siap dan berani membantu warga untuk memproses ke meja hijau jika ditemukan oknum yang memungut beaya penerbitan Akta Kelahiran. Baik oleh oknum di Rumah Sakit, Puskesmas, maupun Bidan.

“Kalau ada oknum yang melakukan pungutan silahkan melaporkan saja, nanti kita tindak tegas,” jelasnya.

Sebab menurutnya, pemerintah telah menggratiskan seluruh beaya sebagai bentuk reformasi birokrasi perihal pelayanan dokumen kependudukan seperti kartu tanda penduduk, dan kartu keluarga juga Akte Kelahiran.

Scan Download App Memo

“Kalaupun ada yang memungut beaya itu sama dengan pungli, sama dengan korupsi, dan bisa dipidanakan,” ujarnya.

Lebih lanjut Wisu juga menjelaskan bahwa sesuai dengan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, seluruh pelayanan dokumen kependudukan seperti kartu tanda penduduk, dan kartu keluarga dan Akte Kelahiran tersebut telah dibiayai dengan anggaran negara.

“Semua sudah dibayai oleh negara terkait dokumen kenegaraan, jadi jelas tidak ada pungutan sama sekali,” pungkanya. (cw)

Baca:
  1. Diduga Mesum, Warga Amankan 2 Pasang Muda Mudi

  2. Stop..! Informasi Blog Sesat Menyesatkan 

  3. Komisi C: Harus Ada Pajak yang Masuk dari Videotron 

  4. Dua Dusun Diserang Banjir dan Longsor

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top