Ad

Memo Timur Lumajang
26 July 2016

Waspada! Pelaku Gendam Modus Bantuan Beras Kerap Beraksi di Lumajang

Posted by on 26 July 2016

Memo Timur - Masyarakat Lumajang perlu waspada dan hati-hati terhadap adanya pelaku gendam yang kerap beraksi akhir-akhir ini. Modus gendam yang digunakan pelaku terbilang baru, yakni dengan dalih memberikan bantuan beras.
http://www.memolumajang.com/


Dari informasi di kalangan masyarakat, sudah ada sejumlah korban yang tertipu dengan modus tersebut. Akibatnya, dengan tanpa sadar, perhiasan korban raib dibawa pelaku usai tertipu aksi muslihatnya.

Salah satu korban, nenek berusia sekitar 60 tahun, penjual rujak di Jl. Jaksa Agung, Kelurahan Jogoyudan, Kecamatan Lumajang, menceritakan, pelaku mendatangi tempatnya berjualan, dengan membawa beras 10 kg, yang terbagi 2 kantong plastik. Kemudian pelaku menyerahkan beras tersebut sambil mengatakan jika korban mendapat bantuan beras dari salah satu minimarket. Diduga Terlibat Kasus Pasir, Kabag Ekonom Ditahan

Usai menyerahkan bantuan tersebut, pelaku kembali mengatakan, akan datang pertugas dari minimarket yang dimaksud untuk melakukan survey, untuk memastikan jika penerima adalah orang yang tak mampu. Kemudian pelaku menyuruh korban untuk melepas gelang, kalung, dan anting dari emas yang dikenakan untuk meyakinkan nantinya pada tim survey jika korban benar tidak mampu.

Mendengar penjelasan pelaku, korban dengan percaya melepas semua perhiasan yang ia kenakan. Lalu korban memasukkan perhiasan tersebut dalam sebuah wadah dan meletakkan di atas meja. Abu Vulkanik Bromo Hujani Puncak B29

Selanjutnya, pelaku mengajak ngobrol korban panjang lebar dan membuat korban kebingungan. Pelaku juga sempat memaksa meminjam pisau yang masih digunakan korban, lalu pelaku menyobek salah satu plastik beras, hingga sejumlah beras tercecer.

Korban tidak mengetahui maksud dari pelaku yang menyobek platik beras tersebut. Ia juga memilih diam dan tidak mengambil beras yang tercecar tersebut. Dari sini, kemudian korban seperti tidak tersadar karena lupa kejadian selanjutnya dan lupa apa yang telah dilakukan pelaku. Ia tidak bisa mengingat.

Tak berselang lama korban tersadar dan mengetahui perhiasannya hilang. Lalu ia mencari ke mana perhiasannya, bahkan ia sempat mencari ke tempat sampah, karena khawatir ikut terbuang. Hingga ia teringat jika ada seorang yang telah datang sebelumnya. Congkel Jendela, Edi Perkosa Gadis Bawah Umur

"Dari sini saya baru tersadar jika telah menjadi korban gendam," kata korban yang enggan disebutkan namanya.

Sementara beras yang digunakan untuk menjalankan aksinya masih ada di tempatnya. Lalu ia menceritakan kejadian ini pada keluarganya. "Waktu kejadian, kondisi jalan dan warung saya saat itu sepi," katanya. 3 Remaja Tewas Dalam émbong

Ia menjelaskan, ciri-ciri pelaku yakni tinggi, berperawakan besar, dan kulit gelap. Pelaku datang ke tempatnya dengan mengenakan jaket dan mengendarai motor matik. Meski menjadi korban penipuan, korban enggan melapor kejadian ini pada pihak kepolisian. (cw)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top