Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Anggaran 180 Milyar untuk Pendidikan Gratis

Memo Timur - Total anggaran untuk pendidikan gratis di Lumajang saat ini mencapai Rp 180 milyar per tahun. Anggaran ini diberikan untuk siswa dari tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).
http://www.memolumajang.com/


Kepala Dinas Pendidikan Lumajang, Imam Suryadi mengatakan, untuk anggaran pendidikan gratis di Lumajang terdiri dari Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOS) daerah dan reguler. Untuk BOS daerah diambil dari Anggaran Pembiayaan Belanja Daerah (APBD) Kabuapten Lumajang, sementara BOS reguler adalah bantuan dari pusat.

“Ada 2 jenis bantuan untuk pendidikan gratis, yakni BOS daerah dan BOS reguler,” kata Imam saat dihubungi Memo Timur, Jum’at (5/8). Satpol PP Bersama Polsek Tempeh Razia Tambang Pasir

Anggaran dari kedua BOS yang dialokasikan kepada siswa nilainya berbeda. BOS reguler nilainya lebih besar dari BOS daerah. Bos daerah total ada Rp 53 milyar lebih, sedangkan BOS reguler Rp 127 milyar lebih.

“Jadi total keseluruhan bantuan untuk pendidikan gratis di Lumajang mencapai 180 milyar lebih,” terang Imam. Ada 16 Tenaga Asing di Lumajang

Imam menjelaskan, untuk BOS daerah atau reguler, tiap siswa mendapat bantuan dengan nilai yang berbeda sesuai tingkatnya. Untuk BOS daerah, per siswa pada tingkat SD Rp 180 ribu, SMP Rp 490 ribu, SMA Rp 2 juta, dan SMK 2 juta 750 ribu. Sedangkan untuk BOS reguler, per siswa pada tingkat SD Rp 800 ribu, SMP 1 juta, SMA dan SMK 1 juta 400 ribu.

Sehingga dengan adanya bantuan pendidikan gratis ini, kata Imam, sudah tidak ada lagi sumbangan yang ditarik oleh pihak sekolah pada siswa. Adapun jika ada, pihak sekolah harus meminta izin terlebih dahulu dan nantinya disetujui oleh Bupati. Tanpa Basa Basi, Ngateri Tusuk Jainul

“Jika sekolah terpaksa harus meminta bantuan pada siswa, harus mengajuakn izin dulu yang disetujui oleh Bupati, karena sudah diatur dalam Perbub (Peraturan Bupati),” jelas Imam.

Biaya pendikan gratis ini, masih kata Imam, adalah biaya untuk operasional saja. Sehingga untuk keperluan pribadi seperti seragam atau alat tulis adalah tanggungjawab orang tua siswa masing-masing.

“Biaya pendidikan gratis ini hanya untuk operasional sekolah saja, keperluan pribadi menjadi tanggungjawab siswa dan orangtua masing-masing,” tegasnya. Tersandung Izin, Videotron Dipadamkan

Imam berharap, dengan adanya bantuan ini, pendidikan di Lumajang semakin bagus kualitasnya. Tidak ada lagi siswa yang putus sekolah, karena beban orangtua sudah berkurang dengan adanya bantuan ini.

“Berharap ke dapan tidak ada lagi siswa yang putus sekolah. Sehingga pendidikan di Lumajang semakin tinggi kualitasnya,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: