Dana Kompensasi Telat 3 Bulan, Ratusan Warga Hadang Truk PasirMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
1 Agustus 2016

Dana Kompensasi Telat 3 Bulan, Ratusan Warga Hadang Truk Pasir

Posted by on 1 Agustus 2016

Memo Timur - Ratusan warga Desa Jugosari, Kecamatan Candipuro, pada Sabtu (30/7) siang, menghadang puluhan truk pasir yang melintas. Tindakan itu dilakukan, karena warga kecewa dengan PT. Pasirindo Perkasa selaku pemilik ijin eksploitasi pasir belum membayar kompensasi atas lahan pasir milik warga yang dikelolahnya. Meski sempat berjalan cukup alot, warga akhirnya mengijinkan puluhan truk melintas setelah pihak kepolisian bersama pemerintah desa setempat sanggup mempertemukan dengan pihak PT. pada Senin (1/8) pagi.
http://www.memolumajang.com


Informasi yang berhasil dihimpun Memo Timur menjelaskan, aksi yang dilakukan oleh ratusan warga tersebut dipicu lantaran sudah 3 bulan berturut-turut pihak PT. Pasirindo Perkasa belum memberikan dana kompensasi sebesar Rp 65 juta kepada 19 warga selaku pemilik lahan pasir.

Padahal dalam perjanjian sebelumnya, 19 warga pemilik lahan tersebut akan mendapatkan dana kompensasi dari pihak PT sebesar Rp 10 ribu dari setiap truk yang mengangkut pasir. Namun kenyataannya, dalam kurun waktu 3 bulan berturut-turut dana kompensasi yang dijanjikan tersebut tak kunjung diberikan. Lumajang Raih Penghargaan SLHD

“Kami hanya menagih dana kompensasi yang belum dibayarkan oleh pihak PT selama tiga bulan berturut-turut,” ujar Susilowati (49), salah satu dari pemilik lahan yang dikelolah oleh PT. Pasirindo Perkasa kepada Memo Timur. Sebelum ada kepastian, truk-truk pengangkut pasir itu dilarang melintas dan akan disuruh mengembalikan atas pasir yang diangkutnya ke lahan milik 19 warga itu.

Sementara itu, Kapolsek Candipuro, AKP Bambang yang datang ke lokasi sempat marah-marah kemudian mengajak dialog dengan warga. Awalnya, dialog tersebut berjalan cukup alot. Namun setelah ada kesanggupan dari pihak polsek bersama pemerintah desa untuk mempertemukan kedua belah pihak, akhirnya situasi mereda. Masih Ada 24 Titik Tambang Pasir Ilegal

Rencananya, Kapolsek bersama pemerintah desa akan menghadirkan pihak PT. Pasirindo Perkasa pada Senin (1/8), pagi (hari ini-red) di kantor Balai Desa Jugosari. “Senin pagi, pihak PT akan kami suruh datang ke balai desa untuk bertemu dengan bapak ibu pemilik lahan,” ujar kapolsek. Lumajang Raih 4 Penghargaan Lain dalam Bidang Lingkungan Hidup

Senada juga dilontarkan oleh Plt. Kepala Desa Jugosari, Atim Rozikin. Dalam keterangannya ia menambahkan, pertemuan kedua belah pihak tersebut akan disaksikan perangkat desa. “Namun demikian warga mengancam, jika pihak PT Pasirindo Perkasa tidak segera melunasi dana kompensasi tersebut, warga akan kembali menghadang truk pasir yang melintas,” imbuhnya. (tri)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top