Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Memo Timur - Harga lelang gula pasir yang cukup tinggi berdampak pada harga di pasaran. Sehingga harga jual di tingkat pedagang otomatis ikut tinggi dan sulit ditekan. Saat ini harga gula pasir berada di kisaran Rp 15 ribu perkilogram, harga normal sebelumnya di kisaran 12.500 perkilogram.
http://www.memolumajang.com


Hasil lelang gula tahun ini yang dilakukan PTPN XI pada distributor berada di atas Rp 14 ribu perkilogram. Sedangkan Pabrik Gula Jatiroto sendiri selama musim giling kemarin, menghasilkan produksi gula sebanyak 354,5 ton.

“Harga jualnya sampai ke tingkat pasaran pasti diatas harga lelang. Sebab masih ada biaya angkut dan lainnya,” kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Lumajang, Drs. Agus Eko, Selasa (2/8). Satpol PP Beri Jangka Waktu 14 Hari untuk Pemadaman Videotron

Agus mengatakan, dengan kondisi itu, maka harga gula saat ini idealnya memang Rp 15 ribu perkilogramnya. Sehingga penyebabnya bukan karena ada penimbunan gula yang sebelumnya mempengaruhi mahalnya harga komoditi.

“Karena stok gula di pasaran saat ini mencukupi dan bahkan berlimpah,” kata Agus. HAN, Akhiri Kekerasan pada Anak

Namun, mahalnya harga gula ini menjadi sebuah keuntungan tersendiri bagi petani tebu. Karena pendapatan petani tebu, khususnya di Lumajang juga menjadi sentra penghasilan, tentu akan meningkat sesuai harga lelang yang telah dilakukan.

“Kendati pembeli seperti kita-kita ini juga terasa sekali dengan mahalnya harga gula," terangnya.  Tersandung Izin, Videotron Dipadamkan

Agus juga menjelaskan, sejauh ini gula pasir yang beredar di pasaran Lumajang adalah komoditi gula hasil produksi Pabrik Gula lokal. Karena sudah ada pemantauan dan pengawasan yang dilakukan oleh Disperindag.

“Tidak ditemukan gula rafinasi impor yang beredar di pasaran,” tegasnya.

Sebab, kata Agus, gula rafinasi ini diperuntukkan untuk kebutuhan pabrikan makanan dan minuman (mamin). Ia kembali menegaskan, khusus untuk pasaran Lumajang aman dari peredaran gula rafinasi impor yang di jual. Pelaku Penganiayaan, Zaenal Diringkus

“Yang beredar gula hasil produksi Pabrik Gula lokal saja," pungkas Agus. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: