Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » » Heboh Perkawinan Pasangan Homo, MUI dan Polisi Lakukan Penindakan

Memo Timur - Warga Lumajang dihebohkan dengan adanya perkawinan sesama laki-laki atau homo. Keduanya diketahui berinisial AA warga Desa Sumberjo, Kecamatan Candipuro dan SU warga Desa Sememu, Kecamatan Pasirian. Di KTP (Kartu Tanda Penduduk) keduanya jelas tertera jenis kelamin laki-laki. 
http://www.memolumajang.com/


Perkawinan terlarang ini, terkuak saat foto perkawinan keduanya dengan mengenakan pakaian pengantin diunggah di media sosial facebook oleh akun bernama Nyi Ageng Roro Ayu beberapa hari lalu. Kini akun tersebut sudah tidak bisa dibuka.

Sejumlah awak media yang telah menelurusi, akhirnya mendapati identitas keduanya. Bahkan dengan gamblang mereka mengakui perkawinan yang telah dilakukan. AA juga sempat bercerita banyak tentang perkawinan yang telah mereka jalani. Arkeolog Temukan Bata Ukiran Gajah Peninggalan Zaman Majapahit

Dikatakan, perkawinan hanya dilakukan sebatas seremoni dan ikrar biasa, tanpa adanya penghulu pada perkawinan umumnya. Perkawinan tersebut berlangsung di rumah AA secara terbatas dan tertutup, hanya dihadiri oleh kerabat dekat dan keluarga yang menyetujui.

Usai melakuakn ikrar, keduanya kemudian melakukan sesi foto. Dalam foto yang sudah terunggah, nampak AA berdandan layaknya pengantin perempuan, sementara SU berdandan sebagai pengantin laki-laki. Nyolong Sepeda Ngaku Demi Anaknya

AA yang keseharian berprofesi sebagai perias pengantin ini, memang memiliki tingkah laku layaknya perempuan. Sementara SU berprofesi sebagai petani. Keduanya, sudah berkenalan sejak 5 tahun silam. Kemudian merencanakan perkawinan pada 1 tahun lalu, saat itu keluarga SU sempat menolak.

Bahkan, keduanya kini sudah tinggal serumah di rumah AA. Namun meski begitu, di KTP SU masih tertera alamat lama. Ketika ditanya, apakah ada niat untuk mengurusi surat kepindahan SU, AA menjawab itu tidak perlu dilakukan. Cabuli Anak Tetangga, Pensiunan PG Ditangkap

Pasalnya, AA tidak akan melarang SU untuk menikah dengan perempuan tulen. Meskipun ia mengatakan, hal itu sangat berat ia terima. “Kalau dia (SU) mau menikah dengan perempuan beneran, saya rela kok, meskipun sakit hati saya,” ucap AA pada wartawan.

Sementara Majelis Ulama Indonesia (MUI) Lumajang sendiri saat hendak dikonfirmasi, baru mengetahui hal ini dari wartawan. Menanggapi adanya kasus perkawinan sesama jenis ini, pihak MUI akan segera menemui mereka.

Hal ini dilakukan untuk meyadarkan keduanya jika yang telah dilakukan itu salah karena telah melanggar norma agama serta dilarang negara. “Insyallah akan segera kita temui, kita luruskan mereka,” kata Ketua MUI Lumajang, KH. Drs. Muflih Farid saat ditemui sejumlah wartawan di kantornya, Senin (15/8). Setubuhi dan Bawa Lari Anak Gadis Orang, Yasin Diringkus

Farid menegaskan, perkawinan sesama jenis jelas telah dilarang oleh agama dan juga negara. Untuk itu terkait kasus ini, pihaknya akan melakukan tindakan dengan serius agar tidak meresahkan masyarakat.

“Ini sudah jelas menyimpang, dan itu dilarang,” pungkasnya.

Sementara pihak Polres Lumajang melalui Kasatreskrim, AKP Tinton Yudha Riambodo, SIK menyampaikan, akan melakukan penyelidikan terkait kasus ini. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran hukum dan tindak pidana, jelas ada tindakan khusus dan sanksi tegas.

“Sudah kita lakukan penyelidikan, kita lihat apakah ada tindak pidana,” katanya saat ditemui wartawan di ruangannya.

Bahkan, Polres Lumajang sudah berkoordinasi dengan pihak Polda jatim untuk meyelesaikan kasus ini. Tinton menyebutkan, karena belum ada Undang-undang yang mengatur masalah yang termasuk dalam perilaku LGBT (Lesbian Gay Bisexsual Transgender) ini secara spesifik.

“Masih belum ada hukum yang mengatur secara spesifik terkait hal ini,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: