Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Memo Timur - Usulan penerapan Full Day School (FDS) dari pemerintah pusat yang akan diterapkan di semua sekolah tingkat Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) direspon Bupati Lumajang, Drs H. As’at Malik. Seperti diketahui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Muhadjir Effendy menggagas sistem FDS baik negeri maupun swasta, alasannya agar anak tidak sendiri ketika orangtua mereka masih bekerja. 
http://www.memolumajang.com/

Bupati mengatakan, untuk penerapan FDS di Lumajang, pihaknya akan menunggu aturan baku dari pusat. Karena hingga saat ini masih belum ada aturan pasti dan sekadar wacana. Bahkan nantinya wajib atau tidak, masih belum diketahui.

“Kita tunggu dulu aturan dari pemerintah pusat nantinya, kita ikuti aturan dari pusat. Wajib atau sunnah,” ungkap Bupati pada wartawan saat ditemui di Pendopo Kabupaten, Selasa (9/8). Tangkal Narkoba dengan Pramuka

Namun, di Lumajang sendiri, seperti diketahui sudah ada beberapa sekolah yang telah menerapkan sistem FDS. Meskipun jumlahnya tak banyak dan hanya sebagian kecil sekolah saja.

“Sudah ada beberapa sekolah yang sudah melaksanakan, namun tidak semuanya, hanya sebagian kecil saja,” ungkap Bupati. Informasi Kewaspadaan Dini di Masyarakat Perlu Ditingkatkan

Keuntungan FDS ini, kata Bupati, untuk orang tua yang bekerja sampai sore bisa tidak repot-repot memantau anaknya. Sehingga banyak orang tua yang justru senang dengan adanya program FDS.

“Banyak orang tua utamanya yang bekerja sampi sore, justru senang kalau ada FDS di sekolah,” lanjutnya. Dishub Rencanakan Perubahan Jalur Bus

Namun, dengan adanya FDS diharapkan tidak merugikan siswa itu sendiri. Jika nantinya program FDS bisa membebani mental siswa. Sehigga FDS perlu diisi dengan kegiatan positif penunjang karakter siswa.

“Bisa diisi dengan kegiatan pembentukan karakter, jadi bisa sangat berdampak positif bukan hanya pendidikan formal,” ungkpanya.

Salah satu kegiatan untuk pembentukan karakter, kata Bupati, adalah diisi dengan kegiatan mengaji. Karena dengan diajarkan mengaji, karakter anak-anak bisa terbentuk sejak dini dan mampu sebagai penangkal dari hal negatif. Cabuli Anak Tetangga, Pensiunan PG Ditangkap

“Kita ada ratusan guru ngaji, dan nantinya bisa bertugas dari Madrasah ke SD atau SMP,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: