Satpol PP Beri Jangka Waktu 14 Hari untuk Pemadaman VideotronMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
3 Agustus 2016

Satpol PP Beri Jangka Waktu 14 Hari untuk Pemadaman Videotron

Posted by on 3 Agustus 2016

Memo Timur - Dalam upaya penertiban videotron di perempatan tugu adipura yang masih belum mengantongi izin, pihak Satpol PP Lumajang sudah memberikan peringatan untuk yang ketiga kalinya. Dalam peringatan tersebut disampaikan, diberikan jangka waktu 14 hari untuk dilakukan pemadaman.
http://www.memolumajang.com


Dalam surat peringatan nomor: 300/1014/427.70/2016, tenggang waktu yang diberikan kepada pihak vendor dalam hal ini PT. Adhi Kartika Jaya, 14 hari terhitung dari surat dikirimkan pada tanggal 27 juli 2016.

Jika hingga batas waktu yang diberikan tidak ada pemadaman, kata Basuni, akan dilakukan penindakan dari Satpol PP. Namun Basuni tidak menyebutkan secara detail, tindakan apa yang dimaksud. Namun sebelum melakukan itu, pihaknya akan melakukan koordinasi terlebih dahulu bersama instansi terkait. Lumajang Raih Penghargaan SLHD

“Sebelumnya kita hanya menegur dan memperingatkan pihak vendor, untuk mengurusi izin terlebih dahulu,” ujar Basuni pada wartaan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (2/8).

Selain surat peringatan, Satpol PP juga menyuruh perwakilan dari pihak vendor untuk membuat surat pernyataan. Surat pernyataan itu ditulis oleh Zainul Arifin pada tanggal 21 Juli 2016. Isinya, yang bersangkutan bersedia mematikan videotron hingga selesai mengurus kelengakapan izin. Sejumlah Fraksi Soroti Perubahan APBD 2016

“Perwakilan dari pihak yang bersangkutan juga telah kita suruh membuat surat pernyataan,” kata Basuni.

Sebelum ada surat ketiga, Pihak satpol sebelumnya sudah melayangkan surat peringatan pada 16 Mei 2016 dan 27 Juni 2016. Namun, kata Basuni, tidak ada respon serius dari pihak bersangkutan, hingga akhirnya kembali disurati.

“Kita juga sudah menghubungi langsung pihak yang bersangkutan, akhirnya bersedia mendatangi udangan kita untuk membecirakan masalah ini,” katanya. Penambang Tewas Teruruk Longsor Pasir

Seperti diketahui, beberapa hari lalu, videotron sempat padam selama 3 hari. Satpol PP sempat berpikir pihak vendor telah mematuhi peringatan, namun ternyata videotron kembali menyala. Bahkan tidak ada pemberitahuan kenapa dinyalakan kembali.

“Iya sempat padam. Namun tidak ada pemberitahuan, tahunya sudah menyala kembali,” pungkas Basuni. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top