Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

» » » » Serang Petugas, Gembong Maling Sapi Ditembak

Memo Timur - Pelarian gembong maling sapi bernama Nasuha (27), warga Desa Jatisari, Kecamatan Kedungjajang, akhirnya terhenti setelah salah satu kakinya diterjang timah panas yang keluar dari senjata api (Senpi) unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Kedungjajang. 
http://www.memolumajang.com/


Kapolsek Kedungjajang, AKP H. Sutopo, SH didampingi kanit Reskrim Aiptu Sunaryo ketika dikonfirmasi Memo Timur, Jum’at (19/8), mengatakan, pada tanggal 30 April 2016 yang lalu, Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek Kedungjajang, menerima laporan telah terjadi aksi pencurian 3 ekor sapi di Desa Tempursari sesuai LP/18/IV/2016/Polsek Kedungjajang.

Setelah dilakukan proses olah tempat Kejadian Perkara (TKP), diperoleh petunjuk apabila pelakunya adalah Nasuha Cs. Upaya pengejaran dan pencarian terhadap Nasuha Cs langsung dilakukan. Beberapa hari kemudian, pihaknya berhasil meringkus salah satu pelaku bernama Slamet. 3 Komplotan Maling Motor Dibekuk

Saat diperiksa penyidik, dia mengaku tidak bekerja sendirian, melainkan bersama Nasuha CS. Mendengar keterangan Slamet, pihaknya terus memburu Nasuha CS. dasar lagi mujur, saat melintas di jalan setapak tak jauh dari rumahnya, pihaknya berpapasan dengan pelaku sambil membawa celurit. Heboh Perkawinan Pasangan Homo, MUI dan Polisi Lakukan Penindakan

Tak mau kehilangan orang yang diburunya, pihaknya langsung menyergapnya. Pelaku berusaha kabur dan menyerang petugas menggunakan celurit. Karena membahayakan keselamatan petugas, pihaknya mengeluarkan tembakan peringatan dengan harapan pelaku menyerahkan diri.

Tembakan peringatan itu tidak diindahkan oleh pelaku, malahan pelaku semakin membabi buta menyerang petugas. Pihaknya tidak punya pilihan, kecuali melumpuhkan pelaku dengan menembak salah satu kakinya. “Pelaku roboh, setelah kakinya diterjang timah panas itu Mas,” bebernya.

Melihat pelaku roboh, pihaknya langsung menangkapnya. “Pelaku terus kami bawa ke Rumah sakit Bhayangkara untuk menjalani perawatan atas luka tembak pada kakinya itu. Celuritnya disita sebagai barang bukti (BB),” ujarnya. Ada Wacana Perluasan Area Car Free Day

Usai mendapat perawatan medis, pelaku terus diboyong ke unit Reskrim Polsek Kedungjajang, untuk menjalani proses pemeriksaan. Saat diperiksa oleh penyidik, pelaku hanya mengaku terlibat pencurian sapi di Desa Tempursari, Kecamatan Kedungjajang dan Desa Wonokerto, Kecamatan Gucialit.

Akibat kelakuannya itu, pelaku dijerat pasal 363 KUHP diancam hukuman penjara maksimal 7 Tahun. Untuk sementara, pelaku hanya mengakui 2 TKP saja. Meski begitu, kasusnya terus dikembangkan siapa tahu ada TKP lain. ”Untuk menangkap pelaku ini, kami butuh 4 bulan Mas,” tegasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: