Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Meski fasilitas kurang memadai, tidak menyurutkan semangat 6 atlet tinju amatir binaan Hamid Las Lumajang, untuk terus berlatih sebagai bentuk persiapan demi mengukir prestasinya di Kejuaraan Daerah (Kejurda) Jawa Timur awal tahun 2018 mendatang.
memo timur lumajang


Hamid selaku pelatih tinju sasana tinju Hamid Las Lumajang saat ditemui kepada Memo Timur, Kamis (20/7), mengatakan, sasana Hamid Las ini dirikan sejak awal tahun 2015, bersama sejumlah rekan-rekannya sesama mantan atlet.

Sejak didirikannya sasana tinju ini, dirinya berhasil mencetak 12 atlet tinju siap berlaga. Namun, yang lebih matang dan siap kapan saja diikut sertakan dalam kejuaraan itu ada 6 atlet dengan rincian 5 laki-laki satu perempuan.

6 petinju itu masing-masing bernama Banu Basanta berasal dari Kecamatan Pasirian, Azwan, Adril dan Ayu berasal dari Kecamatan Sukodono. Sedang Aziz dan Aji berasal dari Kecamatan Kota Lumajang.

3 diantaranya telah berhasil mengukir prestasi yang cukup membanggakan pada kejuaraan tinju tingkat Jawa Timur tahun 2016 kemarin, dimana petinju putri bernama Ayu berhasil meraih medali emas, Azwan meraih medali perak dan Aji meraih medali perunggu. “Petinju Lumajang hebat perlu dukungan dari semua pihak, utamanya pemerintah Mas,” kata Hamid.

Awal tahun 2017 kemarin, sasana tinju Hamid juga mengirim 2 atlet mengikuti kejuaraan tinju amatir di Ngawi, diantaranya Banu Basanta dan Azis. Alhamdulillah, keduanya berhasil meraih medali perunggu.
ABG Jatiroto Disetubuhi Bapak Tiri 5 Kali
“Kami sangat bangga pada petinju Lumajang ini, sudah 2 kali membawa nama harum Lumajang. Kami janji, pada kejuaraan di awal tahun 2018 petinju sasana Hamid Las bisa meraih medali emas lagi,” katanya lagi.

Hamid juga menyampaikan, sasana tinju yang didirikan ini setiap tahunnya mendapat dana hibah dari pemerintah melalui Koni Lumajang. Tapi, berapa besarannya dirinya tidak tahu. Sebab dana hibah itu dikelola oleh Ketua Pertina Lumajang. "Yang jelas, dana itu untuk biaya kebutuhan operasional dan lain-lain guna menunjang kebutuhan para atlet kami Mas," jelasnya.

Pada kejuaraan tinju Kabupaten Ngawi bulan kemarin, dirinya mengirim 2 atlet, dimana keduanya berhasil meraih medali perunggu. Biaya tidak ada. Terpaksa menggunakan uang pribadi yang seharusnya uang itu untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Jika tidak diikutkan kata Hamid, kasihan para petinju sudah kerja keras melakukan persiapan untuk ikut dalam kejuaraan tinju amatir di Ngawi itu. Hasilnya juga tidak mengecewakan karena masih meraih medali meski itu hanya perunggu.

“Kami berharap para atlet tinju yang kami bina ini untuk mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Kami siap untuk memberikan yang terbaik agar supaya petinju asal Lumajang berhasil menorehkan prestasi demi Lumajang tercinta ini,” harapnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: