Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Unit Reserse Kriminal Polsek Kedungjajang berhasil mengungkap aksi pencurian dengan pemberatan berupa sebuah HP android merk Oppo milik Tita Dwi Noviyanto (32), warga Dusun Galingan, Desa Boreng, Kecamatan Kota Lumajang, dengan menangkap pencurinya.
memo timur lumajang


Pencurinya adalah Mashuri (23), warga Dusun Sumbergentong, Desa Pandanarum, Kecamatan Tempeh. Dari tangan dia, petugas menyita Barang Bukti berupa HP merk Oppo lengkap dengan dos boxnya.

“Tempat Kejadian Perkaranya di warung nasi milik korban yang terletak di jalan baru Desa Curah Petung arah menuju Jember itu Mas,” kata Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang, Aiptu Sunaryo mendampingi Kapolsek AKP Sutopo, SH kepada Memo Timur, Rabu (19/7).

Menurut Sunaryo, kejadianya bermula pada Kamis (13/7) dini hari, Mashuri bersama 3 temannya datang ke warung milik korban hendak berkaraoke. Keempat pemuda itu pun langsung masuk keruang karaoke.

Beberapa jam kemudian sekitar pukul 03.00 WIB, korban dibuat kaget ketika melihat HP merk Oppo miliknya yang diletakkan di meja ruangan karaoke raib. Parahnya, dos boxnya juga hilang.

Kala itu kata korban, dirinya sempat bertanya kepada Mashuri dan teman-temannya. Tapi, mereka mengaku tidak tahu. Karena dicari pun juga tidak ditemukan, keesokan harinya korban datang ke Polsek Kedungjajang melaporkan kejadian dialaminya itu.
Tak Berjalan Sesuai Aturan, 110 Koperasi bakal Dibubarkan
Usai memproses laporan korban, pihaknya terus melakukan penyelidikan. Genap 5 hari dilakukan penyelidikan, pihaknya berhasil mengungkap sekaligus menangkap pelakunya. “Pelakunya ya Mashuri. Dia kami tangkap lengkap dengan BB, lalu kami bawa ke Polsek Kedungjajang,” katanya.

Lanjut Sunaryo, saat diinterogasi Mashuri mengaku jika yang mencuri HP milik korban adalah dirinya. Mashuri sudah ditetapkan sebagai tersangka dan kini sudah menjadi penghuni sel tahanan Polsek Kedungjajang.

“Mashuri dijerat pasal 363 KUHP diancam hukuman penjara paling lama 7 Tahun,” tegasnya.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: