Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pencairan dana hibah untuk Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Lumajang sebelumnya mengalami kendala. Baru di minggu kedua di bulan ini, diperkirakan dana baru bisa dicairkan. Padahal idealnya jika melihat tahun-tahun sebelumnya antara bulan Maret dan April dana sudah bisa dicairkan.
Memo Timur Lumajang


Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Lumajang Drs. Agus Triyono, M.Si mengatakan, molornya pencairan dana hibah ini dikarenakan banyak kesalahan yang terjadi pada proposal yang diajukan.

“Setelah kami lakukan koreksi ada beberapa hal yang perlu diperbaiki,” katanya pada Memo Timur, Kamis (6/7).

Kesalahan misalnya, dalam proposal ada perencanaan pembelian mobil operasional. Padahal dana hibah tidak boleh digunakan untuk membeli kendaraan. “Ada juga kegiatan yang diajukan tidak sesuai dengan tupoksi dari KONI. Sehingga tidak tepat,” terangnya.
Nenek Tewas Diseruduk Kereta Api
Sehingga baru 3 Juli kemarin proposal baru bisa diterima dan diproses lanjut untuk pencairan. Total ada 4 milar dana hibah untuk KONI. Di Lumajang ada 25 cabang olahraga dibawah naungan KONI.

“Kita target dalam minggu kedua bulan ini sudah bisa dicairkan,” ucapnya.

Dengan molornya pencairan dana hibah, kegiatan olahraga yang haus diselanggarakan, sebelumnya terpaksa harus menggunakan dana talangan. “Kegiatan olahraga yang direncanakan tetap berjalan. Mereka mnggunakan dana talangan, setelah cair baru diganti,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: