Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Ketua Komisi B DPRD Lumajang Solikin SH, menekankan agar pengerjaan revitalisasi Alun-Alun Lumajang tahap kedua, yang akan mulai dilakukan tahun ini, dikerjakan oleh rekanan yang lebih profesional dari sebelumnya.
memo timur lumajang


Kata Solikin, pekerjaan dengan nilai yang cukup besar harus selesai tepat waktu, dan dengan hasil yang memuaskan. Sehingga dalam lelang yang akan dilakukan, harus bisa selektif dalam memilih rekanan yang akan menggarap.

“Saya berharap dikerjakan oleh perusahaan yang lebih profesional,” katanya ketika temui sejumlah media. Karena sebelumnya diketahui masih banyak pekerjaan yang tidak maksimal dan waktu pengerjaan molor dari batas seharusnya.

Kendati demikian, Solikin mengaku bahwa perusahaan yang sebelumnya mengerjakan proyek Alun-Alun juga tidak di Black List, sehingga perusahaan tersebut masih sangat mungkin mengikuti lagi proses lelang dalam proyek itu.

“Karena tidak di-Black List maka perusahaan itu mungkin masih bisa ikut lagi dalam lelang proyek Alun-Alun Tahap II tahun ini,” jelas Solikin.


Solikin menegaskan bahwa untuk pembangunan Alun-Alun tahap kedua ini sudah dianggarkan sebesar Rp. 5 Milyar. Diharapkan lelangnya segera dilakukan, agar proses penyelesaiannya tepat waktu.

“Biasanya ada keterlambatan diperencanaan. Mungkin perencanaannya belum selesai, sehingga belum bisa dilelang. Saya sangat berharap dilelang secepatnya, sehingga sebelum akhir tahun proyek itu sudah selesai,” ujar Solikin kemudian.

Karena nilai proyeknya cukup besar, sehingga lelangnya juga diharapkan lebih awal, agar ada waktu yang cukup buat penyelesaian proyek tersebut. “Saya berharap semua proyek harus terlelang dengan tepat waktu, dan jangan sampai terlambat melakukan lelang. Itu harapan kita sebenarnya,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: