Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Lumajang Drs. Basuni menanggapi menjamurnya para Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berada di sejumlah titik di Lumajang yang seharusnya dilarang. Diantaranya sepanjang Jalan A.Yani Lumajang.
memo timur lumajang

Memang keberadaan PKL ini masih ditoleransi oleh Pemkab Lumajang. Karena untuk penertiban masih membutuhkan banyak pertimbangan. Diantaranya lahan untuk relokasi, karena tidak mungkin dipaksa untuk tidak berjualan, tapi belum ada solusi yang diberikan.
ABG Jatiroto Disetubuhi Bapak Tiri 5 Kali
Basuni tak memungkiri, menumpuknya PKL hingga mengakibatlan jalan Protokol menjadi lokasi terlihat tidak bagus. Namu ia mengatakan, masih tidak ada lahan untuk menampung PKL berjualan.
"Belum ada tempat untuk menampung mereka," ujarnya.
Banyaknya PKL dadakan yang menjual buah maupun makanan itu, cukup banyak disoroti sejumlah pihak. Bahkan dari anggota DPRD Lumajang juga sempat menyoroti keberadaan para PKL ini.

Jadi untuk sementara para PKL seperti di Jalan Ahmad Yani masih dibolehkan untuk berjualan. "Yang penting tidak mengganggu arus lalu lintas di sekitar jalan dan menjaga kebersihan usai berjualan," pungkas Basuni. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: