35 Ribu Hektare Hutan Bisa Dimanfaatkan MasyarakatMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
19 Agustus 2017

35 Ribu Hektare Hutan Bisa Dimanfaatkan Masyarakat

Posted by on 19 Agustus 2017

Lumajang, Motim - Waka Adm Perum Perhutani KSKPH Lumajang H. Mukhlisin, S.Hut mengatakan, kawasan hutan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Melalui program dari pusat, masyarakat dilibatkan untuk pemberdayaan dan pelestarian hutan.
memo timur lumajang

Di Lumajang ada 35 ribu hektare luas lahan yang bisa dimanfaatkan. 25 ribu hektare diantaranya merupakan hutan produksi. Sisanya hutan lindung. Keduanya memang bisa dimanfaatkan, namun dengan perlakuan berbeda.
Pembunuh Heri Jumadi Ditangkap Resmob di Samarinda
Untuk hutan produksi, masyarakat bisa mengelolah lahan untuk pertanian atau perkebunan. Dengan sistim tanam tumpang sari atau lainnya. Yang terpenting kelestarian hutan masih terjaga. Atau mereka juga bisa megambil manfaat dari hutan tersebut, misalnya buah yang dihasilkan atau rumput untuk pakan ternak.

Muklisin mencontohkan, seperti di kawasan Desa Burno Kecamatan Senduro, untuk rumput gajah yang diambil masyarakat jika dinilai bisa mencapai Rp 25 juta. “Jika dihitung dari tahun 2000, program ini berjalan, sudah ratusan milyar kontribusi Perhutani bagi masyarakat,” terangnya.

Sementara untuk hutan lindung, memang tidak boleh ada kegiatan yang siginifikan di sana. Masyarakat tidak boleh memanfaatkan lahan untuk kegiatan pertanian atau perkebunan. Hanya boleh ambil buah jika itu ada.

“Aksesnya juga terbatas untuk hutan lindung, sebenarnya sebaiknya dihindari,” ungkapnya.
Pelaksanaan Bedah Rumah Tak Sesuai Juklak dan Juknis, Fasilitator akan Cek ke Lapangan
Untuk wilayah hutan paling luas pemanfaatannya, kata Muklisin, variatif. Jumlah terbesar seperti di wilayah Tempursari dan Senduro. Masyarakat yang dapat memanfaatkan hutan ini, tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top