Ad

Memo Timur Lumajang
23 August 2017

Angka Kematian Akibat Penyakit Metabolik Masih Tinggi

Posted by on 23 August 2017

Lumajang, Motim - Angka kematian yang diakibatkan penyakit metabolik ternyata masih tinggi. Penyakit metabolik seperti jantung, hipertensi, dan gula darah rentan menyerang masyarakat saat ini. Untuk itu perlu peran masyaraikat yang peduli terhadap kesehatan, untuk bisa menurunkan jumlah kematian yang disebabkan penyakit metabolik.
memo timur lumajang

Seperti yang diungkapkan oleh Wakil Bupati Lumajang dr. Buntaran Suprianto, M.Kes, ada banyak cara untuk menekan angka itu. Misalnya melalui gerakan olahraga. Maka hal ini harus dikembangkan di masyarakat.
Karena Warisan, Samsul Dalangi Pembunuhan Berencana
“Bahkan harus menjadikan suatu keharusan,” katanya saat memberikan sambutan pada Sosialisasi Capacity Building Kader Kesehatan Olahraga (Kesorga) di Pendopo Kabupaten pada waktu lalu.

Lanjutnya, Kesorga memiliki peranan penting dalam menurunkan angka kematian akibat penyakit metabolik. Didukung Pemerintah Lumajang melalui Dinas Kesehatan yang telah mencanangkan Gema Sandora (Gerakan Masyarakat Gemar Sadar Dan Suka Berolahraga).

“Contohnya sudah banyak masyarakat desa telah melaksanakan senam rutin di tempatnya,” ungkapnya.

Selain itu, ada pula konsultasi kesehatan olahraga yang rutin digelar di setiap Puskesmas. “Oleh sebab itu butuh dukungan Kesorga untuk mensosialisasikan olahraga kepada masyarakat.” kata Buntaran. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top