Kejurkab Sepatu Roda, Beri Wadah Anak Berpotensi jadi AtletMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
29 Agustus 2017

Kejurkab Sepatu Roda, Beri Wadah Anak Berpotensi jadi Atlet

Posted by on 29 Agustus 2017

Lumajang, Motim - Persatuan Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Perserosi) Lumajang telah menggelar Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Sepatu Roda di Alun-alun Lumajang, Minggu (27/8). Puluhan pelajar ikut berpatispasi dalam even ini.
memo timur lumajang

Ketua Umum Perserosi Lumajang Yuli Harris mengatakan, sedikitnya ada 60 peserta yang mengikuti lomba. Ada dua nomor lomba dan 4 kelompok umur. “Jadi dari SD sampai SMP ada,” katanya pada Memo Timur.
Diberi Pil Koplo dan Miras, Siswi SMK Diduga Digilir
Ini merupakan even pertama dari Perserosi yang baru saja dibentuk secara resmi. Yuli menyebutkan, kejurkab ini sebagai upaya untuk seleksi bibit atlet sepatu roda yang ada di Lumajang.

Serta bisa menjadi wadah untuk mereka bisa berkembang. Menjadi atlet sepatu roda. “Kami memberanikan diri untuk menggelar even ini. Untuk melihat potensi anak-anak di Lumajang dalam sepatu roda,” ujarnya.

Memang dalam beberapa bulan terakhir ini, diakui Yuli, peminat sepatu roda di tingkat masyarakat mulai menurun. Karena sebelumnya hanyalah tren. Namun berbeda dengan anak-anak yang sudah intens dan menggeluti olahraga ini. Mereka terus berlatih.

“Karena juga ada klub, mereka ikut di situ. Dan berlatih secara intens. Di Lumajang ada tiga klub sepatu roda,” ujarnya. Klub ini berdiripun, saat sepatu roda ramai peminat di kalangan masyarakat Lumajang.

Selanjutnya, even yang akan datang, sifatnya akan lebih tinggi lagi di tingkat provinsi. Jadi untuk bibit atlet yang berpotensi akan disiapkan untuk itu. Namun memang ada sejumlah tahapan dan persiapan yang harus dilalui.
Sabu Dipasok dari Madura, Pil Koplo dari Kencong Jember
“Untuk pemula, harus mengikuti 4 kali even khusus pemula. Kemudian naik ke kelas berikutnya,” katanya.

Selain itu, untuk even resmi seperti Poprov, PON, hingga Sea Games, harus menggunakan sepatu roda standar yang sudah ditetapkan. Saat ini yang banyak digunakan oleh anak-anak di Lumajang bukan yang stadar untuk lomba.

“Tapi jika ada dukungan dari orang tua juga, mereka bisa melangkah ke sana,” ucapnya.

Dari segi pelatih pun, juga disiapkan untuk meningkatkan kemampuan para atlet nantinya. Ada beberapa pelatih yang sudah mengikuti pelatihan yang digelar oleh KONI. “Sehingga pembinaan bagi pemula dan atlet nanti bisa lebih maksimal,” ujarnya.
Pembunuh Heri Jumadi Ditangkap Resmob di Samarinda
Yuli juga berterimakasih banyak pada Pemkab Lumajang dan sejumlah pihak seperti Polres Lumajang yang telah mendung even perdana di Alun-alun. Karena Lumajang belum ada arena khusus sepatu roda, jadi Alun-alun Lumajang yang digunakan. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top