Maling Sapi Makin Gila, Bagaimana dengan PolisiMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
28 Agustus 2017

Maling Sapi Makin Gila, Bagaimana dengan Polisi

Posted by on 28 Agustus 2017

Lumajang, Motim - Aksi pencurian sapi di wilayah Kecamatan Ranuyoso makin gila saja. Belum sepekan dari kejadian sebelumnya, aksi serupa kembali terjadi 5 ekor sapi jenis Limusin milik warga Desa Wonoayu dan Desa Wates Wetan ditemukan raib dari kandangnya, Sabtu (26/8).
memo timur lumajang

2 sapi milik warga Desa Wates Wetan berhasil ditemukan warga di tengah ladang berjarak sekitar 1 kilo meter dari rumah korban. “3 ekor sapi yang tidak ditemukan itu milik Sanum (55), warga Desa Wonoayu. Katanya, apabila dijual cepat paling murah laku 40 jutaan Mas,” kata Mohamad Nuha kepada sejumlah media.
Komplotan Sayit Cs Curi Motor 8 TKP
Muhamad Nuha juga menyampaikan, belum genap satu bulan ini, sedikitnya sudah ada 7 ekor sapi milik warga Desa Wonoayu hilang dicuri maling. Rata-rata, sapi yang dicuri maling itu adalah sapi jenis Limusin.

Ditanya apakah aksi pencurian sapi marak saat menjelang hari raya Qurban, Muhamad Nuha mengatakan tidak juga. Sejak setahun kemarin aksi pencurian sapi di wilayah Kecamatan Ranuyoso, sudah marak. Dan hanya segilintir pelaku yang berhasil ditangkap.

Apabila dilihat dari banyaknya sapi yang hilang dengan kejadian yang terungkap dan jumlah pelaku yang ditangkap, dinilai kinerja aparat kepolisian Polres Lumajang masih minim dan butuh backup dari jajaran Polda Jatim dalam upaya memberantas maling sapi yang semakin gila itu.

“Terus terang Mas, dengan kondisi seperti ini masyarakat Kecamatan Ranuyoso merasa tidak aman dan tidak nyaman, juga butuh polisi benar-benar menyikapi hal ini. Katanya sudah ada Tim Khusus yang diterjunkan, kok masih bobol terus ya,” tanya Muhamad Nuha.
Pak Polisi...! Setahun 130 Ekor Sapi Dicuri Maling
Secara terpisah Kapolsek Ranuyoso AKP Ahmad Sutiyo membenarkan dalam semalam ada 2 Tempat Kejadian Perkara (TKP) pencurian sapi. 1 TKP di Desa Wonoayu sebanyak 3 ekor sapi dan 1 TKP lagi di Desa Wates Wetan sebanyak 2 ekor sapi.

TKP Desa Wates Wetan, berhasil ditemukan sedang TKP Desa Wonoayu hingga saat ini belum ditemukan. “Kami berharap agar masyarakat proaktif untuk melaporkan kejadian yang menimpanya agar bisa memudahkan pihaknya melakukan penyelidikan,” tutur Kapolsek Sutiyo. (cho)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top