Ad

Memo Timur Lumajang
25 August 2017

Pameran Museum Bersama Jawa-Bali, Upaya Mempertahankan Budaya Kuno di Era Modern

Posted by on 25 August 2017

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag., membuka Pameran Museum Bersama se-Jawa Bali yang digelar di Museum Daerah Kawasan Wonorejo Terpadu (KWT) Kabupaten Lumajang, Kamis (24/8). Kegiatan tersebut dilaksanakan selama, 24-26 Agustus 2017.
memo timur lumajang

Bupati mengatakan, kegiatan pameran tersebut sangat bermanfaat, karena bisa mempertahankan budaya kuno/lama. Karena sudah semakin lama tergerus oleh perkembagan zaman.

“Dengan begitu kita bisa menghormati para pahlawan, dengan kesederhanaannya bisa membuat Indonesia menjadi merdeka,” katanya.

Bupati berpesan, jangan sampai kita mengisi kemerdekaan ini dengan permusuhan. Generasi muda harus terus bangkit, generasi muda tidak boleh melupakan apa yang dilakukan oleh para pejuang terdahulu.
  1. Komplotan Curanmor Sayit Cs Diringkus Petugas
  2. Diberi Pil Koplo dan Miras, Siswi SMK Diduga Digilir
Pameran museum ini diharapkaan bisa mengetahui dan belajar, bagaiman para pejuang dulu mempertahankan kemerdekaan. Untuk itu, diulang tahun musium yang ke 2 (dua) ini diharapkan semua yang hadir bisa menikmati dan menghargai para pejuang.

Bupati juga menerima Weddung Sanibin untuk dimuseumkan sebagai salah satu benda pusaka asli Kabupaten Lumajang. Weddung Sanibin merupakan mahakarya Mpu Sanibin putra daerah asli Lumajang yang banyak dimiliki mayoritas masyarakat Lumajang. Hingga saat ini Penerus dari Mpu Sanibin yaitu mpu Mardoyo yang berada di daerah Kunir Kabupaten Lumajang.

Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Lumajang Indrianto, SH., menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan tersebut adalah sebagai media sosialisasi, informasi dan edukasi untuk masyarakat umum. Agar memahami arti penting dari keberadaan museum serta benda cagar budaya sebagai warisan budaya bangsa yang harus tetap dijaga.

“Sebagai ajang silaturrahmi museum se-indonesia, sebagai upaya mengenalkan sejarah dan budaya Lumajang,” ujarnya. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top