Tekan Penyimpangan DD, Kejari Lumajang Beri Pemahaman KadesMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
25 Agustus 2017

Tekan Penyimpangan DD, Kejari Lumajang Beri Pemahaman Kades

Posted by on 25 Agustus 2017

Lumajang, Motim - Kejaksaan Negeri Lumajang kembali mengumpulkan seluruh kepala desa di Lumajang untuk penyuluhan hukum dan penerangan hukum. Utamanya untuk pengelolahan dana desa demi mengindari penyimpangan.
memo timur lumajang

Kasi Intel Kejaksaan Negeri Lumajang, Kurniawan Agung Prabowo mengatakan, pihak desa harus lebih transparansi dalam pengelolahan dana desa. Laporan harus dibuat dan diinformasikan kepada masyarakat. Bisa melalui baliho, sehingga masyarakat bisa mengetahui dan ikut berpartisipasi dalam mengawal.

"Bila terjadi penyimpangan tentunya akan ditindak tegas. Pasalnya, hajat penggunaan dana tersebut bagi masyarakat. Jika masyarakat menemukan indikasi penyimpangan, diharapkan untuk dilaporkan," tutur Agung.
Teler Berduaan, Pacar Dijerat Kain Hingga Tewas
Agung nenyebut penggunaan dana desa di Kabupaten Lumajang memang sejauh ini masih tahap aman. Sebab, kata dia, pihaknya belum menerima laporan adanya penyimpangan penggunaan dana tersebut. "Belum ada laporan, masih aman," ungkapnya.

Hanya saja, dari pertemuan pertama, ada beberapa catatan dari Kejaksaan Negeri Lumajang tentang penggunaan dana desa yang masih kurang maksimal diantaranya, belum selesainya masalah laporan pertanggungjawaban (lpj). Beberapa desa tahap pertama sehingga menghambat pencairan dana desa bagi desa lainnya.

"Kita mendapatkan masukan baik dari inspektorat maupun dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Bagian Hukum. Ada beberapa yang masih belum sempurna dalam administrasi," kata Agung.

Ia contohkan, dana tahap pertama yang seharusnya diselesaikan hingga tanggal 7 juli 2017, molor sampai bulan Agustus 2017. "Harus selesai semua sebagai pemenuhan syarat untuk pencairan tahap kedua," tambahnya.
ADD dan DD Tersisa 25 Persen Belum Cair
Agung memberikan persentase, sekitar 75 persen desa di lumajang sudah membuat laporan penggunaan dana desa tahap pertama. Sedangkan 25 persen belum melaksanakan. "Ini yang menjadi catatan kami kepada Kades agar desa yang belum membuat laporan agar secepatnya membuat sehingga tidak membebani desa yang lain yang sudah membuat laporan," terangnya. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top