Ad

Memo Timur Lumajang
28 August 2017

Tilik Desa Pakel Kecamatan Gucialit, Bukan Hanya Pantau Kegiatan Tapi Berikan Pelayanan

Posted by on 28 August 2017

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang kembali melaksanakan tilik desa. Kali ini dipusatkan di Desa Pakel Kecamatan Gucialit. Berbeda dengan tilik desa yang sudah digelar sebelumnya, kali ini lebih fokus pada pelayanan bukan sekadar memantau kegiatan.
memo timur lumajang

“Jadi kalau dulu banyak pantau kegiatan di desa, sekarang kita membuka pelayanan kepada masyarakat selama dua hari,” kata Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Pemkab Lumajang, Drs. Aziz Fahrurrozi pada Memo Timur, Senin (28/8).
Disbun Jatim akan Bantu Fasilitasi Petani Tembakau
Berbagai macam pelayanan diberikan pada masyarakat secara gratis. Seperti pelayana administrasi dan dokumen kependudukan dari Dinas Kependudukan dan Catat Sipil. Pelayanan kesehatan dari RSUD dr. Haryoto.

Ada juga pelayanan kesehatan ternak dari Dinas Pertanian. Termasuk juga ada sejumlah pelatihan, seperti pelatihan produk usaha mikro dan menengah dari Dinas UKM dan Koperasi serta Dinas Perdagangan.

Selama dua hari itu pula, pelayanan akan diberikan di sana. Bahkan Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag dan semua jajaran serta staf di lingkungan Pemkab Lumajang yang bertugas memberikan pelayanan akan bermalam di sana.

“Kita istilahkan, dua hari ngantor di desa,” lanjutnya.

Kenapa pelayanan langsung diberikan ke tingkat bawah. Aziz menegaskan, secara geografis, Kecamatan Gucialit jauh dari pusat kota. Jadi dengan adanya tilik desa ini, akan mempemudah masyarakat.

“Petimbangan bupati, karena Gucialit yang jauh dari kota, sehingga dipermudah dengan adanya pelayanan yang diberikan langsung ke bawah,” ucapnya.

Bukan hanya di Desa Pakel, kegiatan juga dilakukan di Desa Kenongo, Desa Wonoketo, dan Desa Gucialit. Meski begitu, masyarakat sekitar Gucialit juga bisa datang ke sana untuk menerima manfaat pelayanan.
Abrasi di Pantai TPI Bulurejo Semakin Parah, Tanggul Sementara Dibuat
Bupati dan jajaran juga akan melihat lingkungan di sana. Melihat potensi yang ada. Serta menerima keluhan dan informasi dari masyarakat. Dengan begitu, akan jadi lebih dekat antara masyarakat dan bupati untuk menyampaikan saran dan kritik.

“Sambil melihat lingkungan di sana dan menerima keluhan apa, saran apa, dan kebutuhan apa,” pungkas Aziz.

Sementara itu, bupati menyampaikan pada masyarakat setempat, jika Pemkab Lumajang secara maskimal memberikan pelayanan pada mayarakat. Dan melalui tilik desa ini adalah contohnya.

“Pelayanan harus diberikan secara maskimal. Apa yang menjadi kebutuhan masyarakat harus kita prioritaskan,” ucapnya. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top