Ad

Memo Timur Lumajang
7 September 2017

4 BAP Korupsi Dilimpahkan ke Kejari Lumajang

Posted by on 7 September 2017

Lumajang, Motim - Penyidik pidana khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri Lumajang, hari ini akan melimpahkan 4 perkara ke Pengadilan Negeri Lumajang, terkait kasus pembangunan gedung perawatan tiga lantai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Haryoto Lumajang yang menyebabkan kerugian Negara sebesar 1 milyar lebih.
memo timur lumajang

Keterangan ini disampaikan oleh Kasi Pidsus Kejari Lumajang Rully Haryada, SH kepada Memo Timur saat berada di lobby Kejaksaan Negeri Lumajang, Rabu (6/9) sekitar pukul 11.00 WIB. Menurutnya, perlimpahan ke pengadilan itu untuk dilakukan proses penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Pilkades Serentak Digelar Awal Desember
Dalam kasus ini pada awalnya penyidik Pidsus Kejari Lumajang menetapkan hanya 3 orang sebagai tersangka dan ketiganya sudah dilakukan penahanan. Tersangka pertama adalah seorang perempuan berinisial NR. Tersangka kedua berinisial AS dan tersangka yang ketiga adalah SC.

“Tersangka AS juga terpidana kasus mesin Genset juga di RSUD dr. Haryoto Lumajang. Dan kini AS masih menjalani hukuman putusan majelis hakim PN Lumajang di Lapas Kelas II B Lumajang,” ungkapnya.

Meski sudah ada 3 orang yang ditetapkan sebagai tersangka dan sudah ditahan, namun pihaknya terus mengembangkan kasus yang merugikan uang Negara 1 milyar lebih tersebut. Pada 22 Juli tepatnya Hari Ulang Tahun (HUT) Kejaksaan kemarin itu, pihaknya juga menetapkan RS sebagai tersangka yang ke empat juga sudah ditahan.
Hamili Anak Tetangga, Hendik Diancam 15 Tahun Penjara
Peran dari keempat tersangka itu ada yang sebagai PPK, pemenang proyek, pelaksana proyek juga konsultan pengawas pada proyek tersebut. “Kerugian Negara sesuai temuan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) sekitar 1 milyar lebih,” pungkas Rully.(cho)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top