Ad

Memo Timur Lumajang
11 September 2017

Becak Memiliki Nilai Historis dan Kekuatan Sosial

Posted by on 11 September 2017

Lumajang, Motim - Keberadaan becak di tengah kemajuan transportasi ini masih dibutuhkan oleh masyarakat. Bahkan, Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Perhubungan terus menggandeng para tukang becak di Lumajang.
memo timur lumajang

Dishub Lumajang menggandeng para tukang becak untuk ikut menjadi pelopor keselamatan dalam berlalu lintas. Kenapa tukang becak, karena menurut Kepala Dishub Lumajang Sugeng Priyono, becak di Lumajang memiliki nilai historis yang tinggi.
Satu Jemaah Haji dari Lumajang Pulang Lebih Cepat
Seperti diketahi, keberadaan becak sudah ada sejak puluhan tahun silam. Untuk itu, becak masih memiliki kekuatan di tengah masyarakat. Yakni kekuatan sosial. Sehingga mereka harus diberdayakan, dan bisa menjadi pelopor untuk masyarakat lebih luas.

Pada waktu lalu, tukang becak dikumpulkan di Dishub Lumajang untuk menerima sosilisasi dari Dishub terkait pelopor kesemalatan dalam berlalu lintas. Dishub juga membantu pengecatan becak agar terlihat lebih bagus.

Namun dari kegiatan itu, kemudian beredar isu jika tukang becak dimanfaatkan sebagai alat politik. Sugeng menegaskan, jika tidak ada unsur politik disini. Murni jika pihaknya menggandeng tukang becak demi terciptanya lalu lintas di Lumajang lebih baik lagi.

“Tidak ada unsur politik atau ditunggangi kepentingan tertentu,” ujarnya.
Petani Kentang Argosari Tingkatkan Hasil Panen
Seperti diketahui, belakangan beredar video yang diunggah di media sosial yang berisi kegiatan tukang becak di Dishub. Namun ditambah dengan bacaan puisi yang dinilai provokatif. “Jadi yang disampaikan dalam video itu tidak benar,” pungkas Sugeng saat mengklarifikasi pada sejumlah awak media. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top