Cegah dan Minimalisir Pungli, Zona Integritas DibuatMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
14 September 2017

Cegah dan Minimalisir Pungli, Zona Integritas Dibuat

Posted by on 14 September 2017

Lumajang, Motim - Tim Saber Pungutan Liar (Pungli) Lumajang mulai menjalankan aksi untuk mencegah dan meminimalisir tindakan pungli dan gratifikasi oleh oknum tertentu. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membuat zona integritas.
memo timur lumajang

Zona integritas ini sebagai wujud keseriusan membangun wilayah dan instansi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Dengan peningkatan kualitas sistem kelembagaan dan sumber daya manusia melalui komitmen anti korupsi.

“Bentuk komitmen tersebut dituangkan dalam penandatanganan fakta integritas yang ditandatangani oleh seluruh OPD di Lumajang,” kata Wakil Bupati Lumajang, dr. Buntaran saat memberikan sambutan dalam Bimtek Percepatan Pencegahan Tindak Pidana Korupsi dan Sosialisasi Penyelenggaraan Saber Pungli serta Unit Pengendalian Gratifikasi di Aula Diklat Badan Kepegawaian Daerah, Kamis (14/9).

Hal ini dilakukan, kata Buntaran, zona integritas ini nantinya sebagai embrio wilayah bebas korupsi yang telah dimuat dalam dokumen perencanaan pembangunan. Zona integritas tersebut akan diawali oleh 12 Organiasi Perangkat Daerah (OPD).

12 OPD itu yakni Inspektorat, BKD, Dispedukcapil, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang, Dinas Perumahan dan Pemukiman, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Kominfo, Satpol PP dan Bagian Pembangunan Setda Lumajang.
  1. Diduga Gagal Perkosa Mawar, PU Kabur Bugil Tengah Malam
  2. Yakin Dapat Predikat Kabupaten Sehat Kelima Kalinya
  3. Kejar PAD Lebih Besar, Bupati Berharap Ada 50 Izin Tambang Pasir 
Sesuai amanat dari Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag, OPD tersebut harus segera difasilitasi untuk peningkatan menuju Lumajang sebagai wilayah bebas korupsi. Dengan meningkatkan masalah manajemen perubahan, penataan tata laksana, penataan sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas kinerja, dan penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Lumajang sudah saatnya menuju wilayah bebas korupsi,” pungkas Buntaran.

Di kesempatan yang sama, Inspektur Inspektorat Kabupaten Lumajang Isnugroho, S.Sos, tindakan pungutan liar merupakan perbuatan melawan hukum yang tentunya dapat merugikan negara. Untuk itu melalui Inspektorat, kegiatan Bimtek ini diselenggarakan.

“Tujuannya untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pejabat maupun pegawai tentang pungutan liar dan gratifikasi,” tuturnya.

Lanjutnya, hal ini dilakukan juga demi menjaga setiap instansi bebas pungli. “Mencegah lebih baik daripada mengobati, jangan hanya karena uang yang tidak seberapa, menjadikan kita terlibat tersangkut masalah hukum,” lanjutnya.

Isnugroho juga mengajak masyarakat berperan aktif. “Bagi masyarakat, yang mengetahui adanya tindakan pungli, bisa melaporkannya ke Kantor Inspektorat dengan membawa bukti – bukti yang kuat,” pungkasnya. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top