Dua Jemaah Haji asal Lumajang Dimakamkan di Tanah SuciMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
7 September 2017

Dua Jemaah Haji asal Lumajang Dimakamkan di Tanah Suci

Posted by on 7 September 2017

Lumajang, Motim - Dalam pelaksanaan haji di tahun ini, total sudah ada dua jemaah haji asal Lumajang yang meninggal dunia di Arab Saudi. Pertama, atas nama Katini Karsaji Mustimah dari Kelompok Terbang (Kloter) 54, asal Desa Kalipepe Kecamatan Yosowilangun. Ia meninggal dunia pada 1 September lalu.
memo timur lumajang

Kedua, atas nama Mochamad Zuhri bin Minhaji dari Kloter 55, asal Desa Sememu Kecamatan Pasirian. Ia meninggal dunia pada 4 semptember lalu. Keduanya dimakamkan di tanah suci.
Marak Curwan, Hewan Ternak Perlu Diasuransikan
Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Lumajang, H. Achamd Syaihu menyampaikan, dari laporan yang diterima oleh pihaknya, dua jemaah haji setelah mengalami kelelahan dehidrasi. Mengingat cuaca di sana sangat panas di kisaran 50 sampa 60 derajat.

Dari reka medis keduanya memang tidak ada riwayat penyakit berisko tinggi. Namun keduanya sudah memasuki usia senja. “Tidak sempat dibawa ke rumah sakit, meninggal di tenda,” katanya pada sejumlah wartawan saat ditemui di kantornya, Rabu (6/9).

Sementara itu, ada 3 jemaah haji yang mengalami sakit hingga harus dirawat di rumah sakit. Sedangkan yang sakit ringan jumlahnya lumayan banyak. “Kalau yang sakit flu, demam, dan batuk jumlahnya banyak,” ujarnya.
Wajah Alun-Alun Lumajang kembali Berubah
Dengan melihat ini, untuk itu pihaknya telah menghimbau kepada semua jemaah agar menjaga kesehatan hingga ibadah haji selesai. Apalagi kapan hari juga sempat terjadi hujan es di sana.

“Petugas kesehatan kami juga terbatas jumlahnya. Mereka sudah bekerja maksimal,” ucapnya. Ada 5 petugas kesehatan yang ditugaskan untuk jemaah haji asal Lumajang.

Selain itu, jemaah haji juga harus sering berkomunikasi dengan pihak keluarga. Karena hal ini berpengaruh pada pesikologis jemaah haji. “Dukungan dari kelurga secara psikologis juga perlu bagi jemaah haji,” ucapnya.
Marak Curwan, Hewan Ternak Perlu Diasuransikan
Di sisi lain, selama pelaksanaan ibadah haji, tidak ada kendala atau masalah berarti yang dialami oleh jemaah. “Alhamdulillah secara keseluruhan berjalan lancar,” pungkasnya. Jemaah haji asal Lumajang terakhir melaksanakan ibadah haji pada 25 September. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top