Ad

Memo Timur Lumajang
13 September 2017

Kejar PAD Lebih Besar, Bupati Berharap Ada 50 Izin Tambang Pasir

Posted by on 13 September 2017

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang Drs, H. As’at Malik, M.Ag menanggapi adanya kebocoran pajak dari pasir yang jumlahnya lumayan besar. Seperti yang diketahui, Ketua DPRD Lumajang H. Agus Wicaksono, S.Sos menyebut per hari ada seribu lebih kendaraan pengakut pasir yang keluar dari area tambang tanpa mengantongi izin dan tak berikan retribusi bagi Pemkab. Dengan estimasi, kebocoran pajak 8 miliar per tahun.
memo timur lumajang

Bupati menegaskan, pihaknya selama ini bersama dengan pihak kepolisian terus melakukan upaya penertiban. Termasuk dengan DPRD Lumajang yang juga melakukan pengawasan. “Kita sudah lakukan cara untuk lakukan penertiban,” ungkap bupati.

Jikapun ada kebocoran pajak, tentunya itu bukan yang disengaja, karena upaya penertiban sudah dilakukan maksimal. Kebocoran pajak per hari, dihitung dari jumlah kendaraan yang keluar memang hanyalah estimasi, kata dirinya.

“Itu bukan angka yang pas. Mungkin dari sekian kendaraan yang keluar juga sudah membayar pajak,” ucapnya.

Terkait target pajak pasir yang mungkin tidak bisa dipenuhi tahun ini, bupati berharap ada penambahan izin tambang pasir di Lumajang. Kalau bisa, ada 50 izin tambang pasir di Lumajang. Sehingga jelas, pajak yang didapat akan lebih banyak.
  1. Kebakaran Lahan Terjadi di Dekat Puncak B29
  2. Baznas Lumajang, AML Salurkan Hasil Penggalangan Dana untuk Rohingya
  3. Antisipasi Penyakit BVD dan Brucellosis pada Ternak 
“Kalau dengan 20 izin saja kita dapat 6 miliar, berarti 40 bisa dapat 12 miliar. Kalau bisa mencapia 50 izin, tentu lebih besar,” tegasnya.

Ia tidak memungkiri, jika sempat ada penuruan pajak dibanding awal-awal tahun. Namun akhir-akhir ini, nilainya sudah dilaporkan ada kenaikan lagi. Karena penertiban lebih intens sudah dilakukan pada penambang pasir ilegal.

“Setelah kita lakukan penertiban, nilainya naik lagi,” pungkasnya.

Sekadar tambahan, dari berita sebelumnya di Edisi 12 September dengan judul “Penarikan Pajak Pasir Belum Oprimal”, ada sedikit ralat, nilai estimasi kebocoran pajak Rp 8 Miliar itu per tahun bukan per hari. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top