Ad

Memo Timur Lumajang
15 September 2017

Musim Kemarau, Gunung Semeru dan Lemongan Waspada Kebakaran

Posted by on 15 September 2017

Lumajang, Motim - Adanya kebakaran di dekat Puncak B29 pada waktu lalu membuat Lumajang khawatir dan waspada adanya kebakaran serupa terjadi. Apalagi di musim kemarau ini, titik api rawan muncul, utamanya di lahan kering.
memo timur lumajang

Dari laporan BPBD Lumajang, ada dua wilayah paling diwaspadai terjadi kebakaran lahan dan hutan. Yakni di Gunung Semeru dan Gunung Lemongan. Meski ada sejumlah wilayah lain yang sama berpotensi mengalami kebakaran.

“Titik-titik yang perlu diawasi seperti hutan di lereng Semeru dan kawasan hutan di Gunung Lemongan. Dua Gunung tersebut merupakan daerah yang cukup berpotensi terjadi kebakaran,” kata Kepala BPBD Lumajang, Ir. Teguh Widjayono MM.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi sejak awal serta penindakan yang tepat, BPBD Lumajang menggelar koordinasi antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Koordinasi dilakukan dengan Dandim 0821, Perhutani Lumajang, Polres Lumajang dan Forkopimka di wilayah terdapat kawasan hutan.

“Tujuan utama koordinasi ini adalah untuk menyamakan persepsi dalam mencegah dan menanggulangi kebakaran hutan di wilayah Lumajang,” lanjutnya.

Selain itu, BPBD juga mengajak kepada semua warga masyarakat untuk menjaga kelestarian hutan yang ada di Kabupaten Lumajang. Jangan menyalakan api dan membuang putung rokok sembarangan.

“Salah satu penyebab kebakaran hutan adalah petir, kemarau yang berkepanjangan maupun ulah dari manusia itu sendiri,” tuturnya.
  1. Diduga Gagal Perkosa Mawar, PU Kabur Bugil Tengah Malam
  2. Rem Blong, Pengendara Nyemplung Sungai Kedalaman 10 Meter 
  3. Komisi B Banyak Temukan Jual Beras Tak Sesuai HET
Sementara itu, Kabag Ops Polres Lumajang Kompol Eko Hari Suprapto menyebut, saat melaksanakan tugas masih terkendala dengan peralatan yang kurang memadai dan jarak jangkau lokasi.

Ia mencontohkan, dengan terjadinya kebakaran hutan yang diakibatkan oleh panas lava dari gunung semeru kita sulit menjangkaunya. “Diharapkan dengan rakor ini kita bisa mengetahui tugas dan fungsi masing-masing yang bertujuan untuk melestarikan hutan,” tutur Eko. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top