Ad

Memo Timur Lumajang
11 September 2017

Parade Becak, Upaya Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas

Posted by on 11 September 2017

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang terus menggandeng tukang becak untuk ikut serta mensukseskan program pemerintah. Utamanya program dari Dinas Perhubungan Lumajang. yakni tentang tertib dan keselamatan berlalu lintas.
memo timur lumajang

Para tukang becak di Lumajang diajak bersinergi untuk mensosialisasikan program tersebut. Seperti Senin (11/9) kemarin, Dishub menggelar parade becak yang diikuti sedikitnya 250 tukang becak.
Antisipasi Penyakit BVD dan Brucellosis pada Ternak
Bupati Lumajang Drs. H. As’at Malik, M.Ag ikut dalam parade ini dan naik di salahsatu becak. Wabub dr. Buntaran juga terlihat ikut. Parade becak ini berkeliling di jalur perkotaan. Hal ini juga dimanfaatkan bupati untuk menyapa masyarakat secara langsung.

Bupati mengatakan, becak memang kendaraan sederhana tapi memiliki kekuatan sosial di masyarakat. Karena tukang becaklah yang sangat dekat dengan masyarakat. Untuk itu, diharapkan, mereka bisa membantu untuk menyampaikan sosialisasi tertib berlalu lintas pada masyarakat.

Lanjut bupati, karena di jalan semua orang memiliki hak yang sama untuk bisa berkendara secara aman dan nyaman. Maka semua pengendara harus saling menghormati satu sama lain. Selain memikirkan keselamatan diri, keselamatan orang lain juga harus diperhatikan.

Ketika semua pengendara memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi untuk tertib berkendara tentunya angka kecelakaan di jalan bisa ditekan. “Dengan demikian kecalakaan lalu lintas bisa kita tekan,” ungkapnya.

Sementara itu di kesempatan yang sama, Kepala Dishub Lumajang Sugeng Priyono mengatakan, parade becak ini digelar untuk memperingati Hari Perhubungan Nasional. Ia berharap di Lumajang, masyarakatnya lebih tertib berlalu lintas lagi.
Becak Memiliki Nilai Historis dan Kekuatan Sosial
Namun selama ini, ia menegaskan, masyarakat Lumajang sudah tergolong memiliki rasa tanggung jawab besar dalam berlalu lintas. Hal ini ditandai dengan diraihnya Penghargaan Wahana Tata Nugaraha (WTN), yang menjadi salah satu indikator sebuah daerah itu tertib berlalu lintas.

“Bahkan kita sudah dapat 5 kali. Tapi kita berharap lalu lintas kita bisa lebih tertib lagi,” pungkasnya. (fit)

comments

0 Komentar:

Post a Comment

Contact Form

Name

Email *

Message *

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top