Pengelolahan BKK Desa Harus Lebih TransparanMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
8 September 2017

Pengelolahan BKK Desa Harus Lebih Transparan

Posted by on 8 September 2017

Lumajang, Motim - Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) berupaya meningkatkan pembangunan infrastuktur secara menyeluruh di semua desa. Salah satunya melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Desa.
memo timur lumajang

Penyaluran dan pemanfaatan BKK dimulai dari perencanaan yang matang dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur dan teknis yang ada. Bupati Lumajang, Drs. As'at Malik mengatakan, anggaran APBDes memegang peran yang teramat penting sehingga haruslah bekerja berdasarkan norma, standar prosedur dan kriteria.
Pengendara Motor Asal Jenggawah Dibegal
“Dengan demikian pemanfaatan Dana BKK Desa bisa sesuai dengan tujuan dan tepat sasaran,” kata Bupati Lumajang saat membuka sosialisasi BKK di Pendopo Lumajang pada waktu lalu.

Bupati mengingatkan agar desa membuat rancangan yang tepat, sesuaikan dengan prosedur yang ada. Harus transparan, terarah dan tidak ada penyimpangan. “Saya tidak ingin dana BKK ini disalahgunakan untuk tujuan-tujuan yang tidak jelas, karena ini bersumber dari dana APBD untuk pembangunan, jadi harus dipertanggung jawabkan dengan baik,” terang Bupati.

Sembari itu bupati meminta kepada pihak penegak hukum, inspektorat, kepolisian dan kejaksaan ikut terlibat melakukan pengawasan terhadap program BKK. Kepala Dinas PUTR, Ir. Hadi Prayitno menilai kebutuhan dan kondisi infrastuktur pedesaan masih kurang. “Banyak yang rusak dan perlu adanya perbaikan,” terangnya.
Satu Jemaah Haji dari Lumajang Pulang Lebih Cepat
Selain itu, peningkatan kapasitas masyarakat dan kelembagaan di tingkat desa dan kecamatan di Lumajang perlu perhatian sehingga pada tahun 2017 Pemkab Lumajang mengalokasikan dana untuk BKK sebesar Rp. 47.688.759.532 yang terbagi menjadi 514 proposal.

“Hingga hari ini usulan proposal yang sudah diverifikasi dan sudah diterbitkan dalam bentuk SK sebanyak 304 buah proposal dengan anggaran Rp. 28.493.596.311,” tutur Hadi kemudian. (fit)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top