Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag menjenguk Sutikno (26), warga Dusun Nyioran, Desa Kaliboto Lor, Kecamatan Jatiroto, yang sedang dirawat di ruang Asoka Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dr. Haryoto Lumajang, Sabtu (28/10) malam sekitar pukul 19.20 Wib.
TKI Ilegal dibuang

Bupati As’at didampingi oleh Kepala Dinas Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD), Drs.Gawat Sudarmanto, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Ir. Nurul Huda, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinaskertrans), Drs. Suharwoko,M.Si, Kepala Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Kadis Sat Pol PP), Drs. Basuni, Kabag Humas dan Protokol, Drs. Aziz Fahrurrozi dan Direktur RSUD, dr. Haryoto dr. Indra Yudi Krisna W, Camat Jatiroto dan perangkat Desa Kalibotor Lor.

Program Indonesia Sehat, Lebih Banyak Puskesmas Dilibatkan
Populerkan Kolesem bersama Barista
LMDH Tak Aktif Bisa Perlambat Program Pemerintah
Pemkab Temukan Puluhan Orang Sakit Jiwa Dipasung

Sutikno merupakan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Negara Malaysia yang berstatus sebagai TKI Ilegal, dipulangkan oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) bekerja sama dengan Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI) bersama Disnakertrans Pemerintah Kabupaten Lumajang karena sakit.

Tentang penyakit yang diderita Sutikno, Bupati As’at mendapat informasi dan penjelasan dari Direktur RSUD dr. Haryoto Lumajang yakni dr. Indra Yudi Krisna yang turut mendampingi Bupati ke ruang perawatan bersama rombongan.

Setelah keluar dari ruang perawatan, Bupati As’at mengatakan Sutikno akan tetap mendapat perawatan yang maksimal dari Tim Medis RSUD dr. Haryoto dibawah pengawasan Direktur RSUD sendiri yakni dr. Indra Yudi Krisna.

Bobol Kantor Pos, Uang Suami Karyawan Amblas

Dan semua biaya yang dibutuhkan untuk perawatan dan pengobatan, kata Bupati As’at, akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang. “Jadi, keluarga Sutikno jangan risau lagi soal biaya, sudah kami tanggung. Terpenting adalah, keluarga terus memberikan dukungan dan semangat agar Sutikno tetap berjiwa besar untuk sehat,” kata Bupati As’at.

Bupati As’at juga menyampaikan, pengalaman Sutikno ini harus menjadi pengalaman dan pembelajaran semua orang. Bagaimanapun TKI Ilegal nasibnya sulit. Kondisi sakit pun, tahu-tahu dikeluarkan oleh penyedia lapangan pekerjaan lalu diantar ke kantor KBRI yang ada di Negara Malaysia menggunakan jasa taxi.

Untung KBRI cepat memberikan pertolongan, kemudian berkoordinasi dengan Disnakertrans Lumajang dibantu oleh BNP2TKI lalu dipulangkan hingga dirawat di RSUD dr. Haryoto ini. “Ya sempat terlantar,” ungkap Bupati.

Padat Karya Desa Jatigono Desa Kunir
Bupati: Pengusaha Besar, Kontribusi Pajak Harus Besar
Sumpah Pemuda, Wabub Berangkatkan Rombongan ‘Lumajang Sae’ ke Kumbolo
Jelang POR SD/MI Jatim di Lumajang

Menurut keterangan kakaknya, sebenarnya Sutikno ini sudah bekerja di Gresik. Karena sepi, dia berpamitan untuk pulang ke Lumajang. Tanpa diketahui, tiba-tiba Sutikno ini sudah berada di Negara Malaysia. Katanya, berangkat dengan seorang temannya secara ilegal melalui Batam. “Baru bekerja 1,5 bulan Sutikno jatuh sakit,” ungkapnya lagi.

Ditanya bagaimana mengantisipasi terjadinya TKI ilegal, Bupati menyampaikan pemkab Lumajang melalui Dinaskertrans sering melakukan sosialisasi kepada masyarakat Lumajang tentang dampak apabila menjadi TKI Ilegal. Namun, fakta yang terjadi di lapangan masih ada masyarakat yang menjadi TKI Ilegal.

Mungkin, masyarakat itu terlalu menghitung apabila menjadi TKI Legal akan mendapat keuntungan yang sedikit, karena harus dipotong biaya ini dan itu. Tetapi, kata Bupati, TKI Legal dijamin semuanya, termasuk soal kesehatan dan keselamatannya selama bekerja.

Program RTLH, Ada 1.085 Penerima Bantuan dari APBD
Banyak Panti Asuhan Belum Terdaftar, Bantuan Pemerintah Sulit Masuk
Neri, Penipu Ulung Ditangkap Resmob 

“Saya sebagai Bupati Lumajang menghimbau kepada masyarakat, apabila hendak bekerja di luar negeri hendaknya melalui Disnakertrans Lumajang, sehingga statusnya menjadi TKI Legal,” pungkas Bupati As’at.

Pantauan Memo Timur, setelah ngobrol lama dengan Sutikno didampingi oleh keluarganya, Bupati As’at berpamitan pulang. Sebelum keluar meninggalkan ruang perawatan Bupati As’at terlihat memberikan santunan kepada Sutikno termasuk anggota rombongan.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: