Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Unit Reskrim Polsek Tempeh terus berupaya melakukan pengejaran terhadap komplotan pelaku pencurian dengan kekerasan di rumah juragan sepeda motor bekas dan kambing Suprapto, warga Dusun Dawuhan, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, Rabu (18/10) malam sekitar pukul 23.30 WIB.
AKP Aris Supomo, SH

Hal ini disampaikan oleh Kapolsek Tempeh, AKP Aris Supomo, SH saat dikonfirmasi Memo Timur, Minggu (22/10) via teleponnya. Kata Aris, dalam pengejaran terhadap komplotan pelaku yang diperkirakan berjumlah 4 orang bersenjatakan celurit itu, pihaknya dibantu oleh Satuan Reserse Kriminal Polres Lumajang.
  1. Tiga DAS Kembali Rawan Diterjang Banjir Lahar Dingin
  2. Dituduh Mencuri, Suriyanto Pukuli Tetangganya
  3. Lolos dari Maut Usai Dibacok Begal
  4. Pendaftaran PPK dan PPS Sepi Peminat
“Kami yakin, cepat atau lambat komplotan pelaku Curas di rumah juragan sepeda motor dan kambing ini bisa tergaet. Apalagi pihaknya sudah mendapatkan petunjuk meski belum terang,” tutur Kapolsek Tempeh.

Untuk diharapkan agar masyarakat bisa bekerja sama ikut membantu berusaha mencari bukti dan petunjuk baru agar aksi pencurian dengan kekerasan di rumah korban tersebut bisa segera terungkap, sehingga para pelakunya juga tertangkap. “Apabila ada informasi terkait kejadian itu dimohon segera melapor ke kami,” pinta Kapolsek Tempeh.

Sebelumnya, rumah juragan sepeda motor bekas dan kambing bernama Suprapto, warga Dusun Dawuhan, Desa Pulo, Kecamatan Tempeh, disatroni komplotan perampok bersenjatakan celurit.
  1. Banyak Panti Asuhan Belum Terdaftar, Bantuan Pemerintah Sulit Masuk
  2. Biopori Diyakini Bisa Atasi Krisis Air Bersih saat Kemarau
  3. Curi HP, Hamdan Berhasil Dibekuk Petugas
  4. Nyabu, Penjual Sempol Dibekuk
Harta benda milik korban dikuras habis oleh komplotan perampok diantaranya 3 unit sepeda motor, 5 buah Hand Phone, belasan gram perhiasan emas milik istri korban berupa kalung, gelang dan anting juga cincin serta uang tunai jutaan rupiah.

Parahnya, korban bersama anak dan istrinya disekap oleh komplotan pelaku di salah satu kamar dalam rumahnya dengan tangan dan kaki diikat dengan tali rafia dan kain berwarna hitam. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: