Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba termasuk Minuman Oplosan (Milo) di Lumajang belakangan ini, dimana sebagian pelakunya adalah pelajar juga muda mudi putus sekolah, mendapat perhatian serius dari Polres Lumajang.
Bimbingan dan Penyuluhan

Kondisi itu membuat Satuan Bimbingan Masyarakat (Sat Binmas) Polres Lumajang mengambil langkah tegas untuk gencar memberikan bimbingan dan penyuluhan (Binluh) kepada masyarakat, juga peserta didik di masing-masing sekolah, mulai tingkat SMP, SMA/ SMK maupun sederajat secara bergiliran.
  1. Ada 103 Kematian Bayi Sepanjang Tahun 2017
  2. Program RTLH, Ada 1.085 Penerima Bantuan dari APBD
  3. 2 Ribu Hektare Lahan Perhutani di Lumajang Masih jadi Sengketa
  4. Neri, Penipu Ulung Ditangkap Resmob
Selasa (24/10), Sat Binmas memberikan Binluh tentang bahaya narkoba juga Milo di SMK Muhammadiyah Desa/ Kecamatan Jatiroto. Sedikitnya ada sekitar 200 peserta yang mengikuti acara Binluh tersebut.

Kaur Bin OPS Sat Binmas, Ipda Gatot Budi Hartono kepada Memo Timur menerangkan, Binluh ini gencar dilakukan bermaksud agar semua peserta didik bisa mengerti dan memahami apa itu narkoba dan apa itu Milo, sekaligus agar bisa tahu dampak negatifnya apabila seseorang mengkonsumsinya.

“Semuanya kami jelaskan secara rinci termasuk jenis-jenis narkoba dan Milo. Ancaman hukuman bagi pelaku penyalah gunaan narkoba juga kami jelaskan agar faham sehingga menjauh dari narkoba Mas,” ungkapnya.

Dengan Binluh ini diharapkan para peserta didik tidak mudah terpengaruh terhadap narkoba maupun Milo, karena narkoba dan Milo itu sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsinya. Salah satu dampak nyata apabila mengkonsumsi narkoba adalah bisa merusak moral.
  1. Bobol Warung, ABG Babak Belur Dihakimi Warga
  2. 2 Ekor Sapi Milik Warga Ranuwurung Raib
  3. Kesenian Jaran Slining Lumajang Tampil di Trenggalek
  4. Polisi Masih Memburu Komplotan Perampok
Tidak hanya itu, melalui Binluh ini setidaknya mampu mengurangi dan menekan terjadinya peredaran dan penyalah gunaan narkoba termasuk Milo. Lanjut Gatot, kegiatan ini merupakan penyelamatan generasi muda sebagai penerus bangsa agar bebas dari Narkoba juga Milo.

Narkoba adalah musuh Negara yang harus diperangi dan diberantas. “Mari kita bersama-sama perangi narkoba agar generasi penerus bangsa selamat dari narkoba,” kata Gatot.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: