Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Tahapan tes tulis calon Panitia Pemungutan Suara (PPS) sudah dilaksanakan. Tes yang dilaksanakan di STKIP PGRI Lumaang itu dibagi menjadi dua sesi, karena banyaknya jumlah peserta. Sesi pertama dilaksanakn Senin (30/10) dan sesi kedua, Selasa (31/10).
Muhammad Ridhol Mujib, SE

Dari pelaksanaan selama dua hari ini, dari 1.143 peserta, ada 88 peserta yang tidak hadir. Di hari pertama, dari 572 peserta yang seharusnya mengikuti tes, ada 49 yang tak hadir. Di hari kedua, dari 571 peserta, ada 39 yang tak hadir.

Difabel Punya Hak Sama jadi Anggota PPK atau PPS
Gagal Rampas Motor, Pengendara Dibacok
Isi Kekurangan Anggota Dewan, Lancar Budi Utomo Dilantik
TKI Ilegal Asal Jatiroto Terlantar di Malaysia Dipulangkan KBRI

Divisi Sumber Daya Manusia dan Parmas KPUD Lumajang, Muhammad Ridhol Mujib, SE menyampaikan, ketidak hadiran peserta tersebut tanpa adanya keterangan atau konfirmasi sebelumnya. Sudah dipastikan mereka secara otomatis gugur dalam tahapan ini.

“Karena pengumuman sudah kita sampaikan jauh-jauh hari, baik itu secara lngsung di papan pengumuman KPU Lumajang atau di media sosial,” ucapnya, Selasa (31/10).

Selain PPS, untuk seleksi calon Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) juga mengalami hal serupa. dari 210 peserta, ada sekitar 30 peserta yang tidak hadir. “Mereka juga tidak ada konfirmasi kenapa tidak hadir,” katanya saat ditemui di kantor KPUD Lumajang.

Untuk hasil tes tulis PPK, sudah diketahui dan diumumkan. Ada 10 calon anggota terbaik dari masing-masing kecamatan yang bakal mengikuti tes wawancara. Pelaksanaannya pada 2-3 November mendatang.

Penerimaan PBB Lumajang Capai 84 Persen
Calon Panwascam Sudah Lewati Tahap Wawancara

Sedangkan untuk PPS masih belum diketahui hasilnya. Namun untuk pengumumannya bisa diketahui pada 2-3 November mendatang. Untuk PPK, akan diambil 5 orang di masing-masing kecamatan. Sedangkan PPS, akan diambil 3 orang di masing-masing desa.

Ridhol Mujib menambahkan, pihaknya membutuhkan peran serta masyarakat. Yakni untuk memberikan informasi dan laporan terkait calon anggota tersebut. Karena juga akan menjadi pertimbangan dalam perekrutan ini.

Karena kredibelitas dari calon anggota sangat dibutuhkan. Jika laporan tidak bagus dari masyarakat terbukti, maka juga akan ditindak atau tidak diloloskan. “Misalkan ada salah satu calon anggota yang terdaftar di salah satu partai politik,” ungkapnya.

Populerkan Kolesem bersama Barista
Neri, Penipu Ulung Ditangkap Resmob
Operasi Zebra 2017 Kedepankan Tindakan
Peringati Sumpah Pemuda, Gelar Turnamen Sepakbola Mini

Namun sejauh ini, masih belum ada laporan dari masyarakat yang diterima oleh pihak KPU Lumajang. “Adapun jika ada peserta yang melanggar, mereka sudah siap menerima konsekuensinya. Karena sudah ada surat pernyataan yang sebelumnya dibuat ditandantangani oleh peserta,” pungkanya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: