Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki posisi yang strategis dalam momen Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Bupati Lumajang, Drs. H. As’at Malik, M.Ag mengatakan, netralitas harus dimiliki dan dibangun oleh ASN. Sehingga ketika memberikan pelayanan tetap maksimal dan tidak terkesan tebang pilih.
as'at malik

“ASN harus netral, tapi tetap memberikan pelayanan yang sama. Tidak boleh ada diskriminasi pelayanan,” katanya saat membuka Sosialisasi Pemilihan Bupati/Wakil Bupati dengan tema Netralitas ASN dalam Pilkada, di Pendopo Kabupaten, Senin (23/10).
  1. Diduga Muat Tambang Ilegal, Dua Sopir Diamankan
  2. Desa dan Kelurahan Siaga Aktif Harus Lebih Optimal
  3. Festival Kopi Lumajang Akan Digelar Lagi
  4. HSN 2017, Dimeriahkan Drum Band dari Para Santri
Misalnya dalam memberikan pelayan kepada partai politik (parpol), maka harus dilaksanakan sesaui dengan tugas tanpa harus memandang bulu atau warna. Parpol mana saja harus dilayani dengan sama.

“Jangan sampai karena netral terus kita tidak memberikan pelayanan pada mereka. Itu justru salah,” ucapnya.

Bupati menilai, sejauh ini di tengah suhu politik yang naik, kinerja ASN secara keseluruhan yang maksimal di atas rata-rata. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya penghargaan yang telah diraih.

“Harus profesional, layani semua. Namun memang ada sebagian (ASN) yang harus disemangati untuk lebih netral lagi,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama Ketua DPRD Lumajang, H. Agus Wicaksono, S.Sos menyampaikan, birokrasi harus menjadi marwah. Entah itu siapa yang menjadi pemimpin. Kinerja mereka harus maksimal. Pelayanan harus jalan dengan baik.

“Maka meskipun di dalam Pilkada, tetap maksimal dan netral memberikan pelayanan,” katanya.

Misalnya pelayanan yang diberikan oleh ASN yang berada di DPRD Lumajang, semua harus sama tidak melihat dari fraksi mana atau partai mana. “Jangan sampai karena dari partai ini kemudian jadi berbeda pelayanannya,” ungkapnya.
  1. Kesenian Jaran Slining Lumajang Tampil di Trenggalek
  2. Kekeringan di Lumajang Utara Masih Sulit Diatasi
  3. Kenalkan Potensi Lumajang pada Kabupaten Sekitar
  4. Kraton Yogyakarta akan Ramaikan Tilik Desa Pasrujambe
Ia juga berharap, tidak ada perpecahan di dalam jajaran birokrasi yang dikarenakan adanya Pilkada. Karena, jika dibandingkan dengan kondisi di DPRD Lumajang, yang sudah sarat akan perbedaan, kondisinya masih bagus dan tetap kondusif.

“Tidak ada kegadauan. Dinamika ini tidak terlalu berpengaruh di DPRD,” ucapnya.

Karena dalam proses demokrasi, perbedaan memang wajar dan itu sudah terbiasa di internal DPRD. “Wajar kami beda antara satu fraksi dengan lainnya. Tapi tidak menghambat program pemerintah daerah. Karena kita bersama eksekutif, sama semangatnya untuk membangun kabupaten ini,” tegasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: