Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Jelang akhir tahun 2017, ternyata masih ada beberapa desa yang belum mencairkan Dana Desa (DD) di tahap dua. Laporan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lumajang, dari 198 desa di Lumajang, hingga Oktober ada 33 desa yang masih belum melakukan pencairan.
Patria Hastiadi, AP., M.Si

Kepala DPMD Lumajang, Patria Hastiadi, AP, M.SI menyampaikan, 33 desa itu belum mengajukan penyaluran DD tahap dua. Namun ia tidak menyebutkan desa mana saja yang dimaksud.

Untuk mencari tahu alasannya, pihaknya sudah menyurati semua kecamatan, agar menggali penyebab dan permasalahan desa tersebut. Patria menegaskan, padahal di tingkat kabupaten tidak ada permasalahan. Jadi, di tingkat desa yang perlu dicari permasalahannya.

“Nanti kecamatan yang akan mencari tahu, apa masalahnya, apa penyebabnya,” ucapnya pada Memo Timur, Selasa (14/11).

Bisa saja, kata Patria, desa masih belum menyelesaikan pekerjaan di tahap satu. Atau hanya persoalan penyusunan administrasi saja, karena sibuk dengan banyaknya kegiatan. “Setelah diketahui, bisa dibatu diselesaikan oleh kecamatan,” katanya.

Total pagu DD di tahap dua ini mencapai RP 60 miliar untuk 198 desa. Sudah terealisasikan untuk 165 desa yang mencapai Rp 50 miliar. “Sisanya 10 miliar sekian untuk 33 desa yang belum mengajukan,” jelasnya.

Seperti diketahui, tidak ada waktu banyak, karena dua bulan lagi sudah berganti tahun. Jika sampai akhir tahun desa belum mencairkan DD, ada sanksi yang akan diberikan. Sesuai dengan aturan, jika ada silpa di atas 30 persen, bakal ada pengurangan DD bagi desa tersebut di tahun berikutnya.

Namun, Patria yakin persoalan ini bisa terselesaikan. Bersama dengan pihak kecamatan, akan mencari akar permasalahan bagi desa tersebut. Ia menargetkan, di akhir November ini, semua desa bisa mencairkan DD tahap dua.

“Di akhir Desember ini, kita harapkan bisa selesai,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

1 komentar: