Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Distribusi Pupuk Bersubsisidi Lebih Terkontrol

Lumajang, Motim - Kartu Tani merupakan sebuah program yang digagas oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang melalui Dinas Pertanian. Total ada 7.139 petani yang ada di Lumajang bakal menerima kartu ini. Dari jumlah itu, saat ini masih terealisasi 3.714. Sisanya akan diberikan secara bertahap.

Kartu Tani merupakan media penyaluran bantuan sosial dan subsidi. Dengan menggunakan kartu multifungsi yang dikeluarkan perbankan. Fungsi utama sebagai kartu tabungan dan dompet elektonik atau e-wallet untuk belanja. Fitur tabungan yang tertanam dalam Kartu Tani berupa simpanan rekening bank yang dapat ditarik secara tunai.

Masyarakat Lebih Mudah Sampaikan Aduan Via Online
Pembinaan TOT Indikasi Geografis
LKPD Lumajang Raih Penghargaan dari Pemerintah Pusat
Kambing Senduro Diminati Peternak Malang

Kepala Dinas Pertanian Lumajang, Ir. Paiman mengatakan, Kartu Tani ini bermanfaat bagi petani untuk mendapatkan pelayana pertanian. Misalnya untuk penyalurkan bantuan dan subsidi pada petani.

“Dengan harapan dapat mewujudkan percepatan pembangunan pertanian modern. Serta merupakan langkah dan upaya terpadu untuk meningkatkan produktivitas pertanian,” terangnya.

Ia mencontohkan seperti peningkatan ketersediaan air irigasi, penyediaan bibit, pupuk, dan alat pertanian. “Melalui program Kartu Tani ini, kami berharap agar kesejahteraan para petani dapat meningkat, sehingga ketahanan pangan di Kabupaten Lumajang juga akan tetap terjaga,” ujarnya.

TPS Klakah Perlu Penanganan Khusus
2 Hari Ops Zebra Tilang 400 Kendaraan

Manfaat lain Kartu Tani ini juga sebagai database petani yang akurat. Juga dapat difungsikan sebagai alat penebusan pupuk bersubsidi pada agen pupuk. Dengan kartu ini, distribusi pupuk bersubsidi juga dapat lebih terkontrol.

“Karena akan tercatat secara real time online dan dapat dipantau melalui sarana dashboard yang telah disediakan,” ungkapnya.

Di sisi lain, Kepala Dinas Perdagangan Lumajang, Drs. Agus Eko Suprayitno, M.Pd yang juga selaku Komisi Pengawasan Pupuk dan Pestisida (KP3) menambahkan, pihaknnya juga sudah melakukan koordinasi dengan produsen benih, produsen pupuk, dan pembeli.

Sat Pol PP Tegur Pemilik Toko Yang Menaruh Dagangannya di Trotoar
Kontribusi PAD Belum Optimal, Masih 11 Persen dari Total Pendapatan
Tes Tulis Calon PPS, Ada 88 Peserta Tak Hadir
Bupati: Perangkat Desa Harus Sungguh-Sungguh Layani Masyarakat

Ketiganya sudah ada komitmen agar pelayanan Kartu Tani dapat terealisasi dengan cepat. Supaya petani tidak sulit mencari pinjaman modal, beli benih dan pupuk. “Sehingga tercipta transparan dan tepat sasaran dalam pendistribusian benih dan pupuk kepada para petani,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: