Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Buntut kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang menjerat Kepala Desa (Kades) Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Bawon Lesmono menuai sorotan dan kritik tajam dari masyarakat setempat. Rata-rata masyarakat mengaku kecewa.
kades umbul

Seperti yang disampaikan oleh Hariyanto, menjadi Kepala Desa haruslah memberikan contoh baik kepada rakyatnya, bukan malah sebaliknya, justru memberikan contoh yang tidak manusiawi seperti itu, “Dengan bangga menghajar istrinya, wah saya kecewa pak, masak bapak e masyarakat memberikan contoh buruk seperti itu,” katanya.

Dia menambahkan, penyidik Polsek Kedungjajang diharapkan profesional menangani kasus ini, pasalnya warga berharap ada kejelasan soal status tersangka yang sudah menjerat Kadesnya itu, jika bersalah, maka Bawon, jelas Hariyanto, harus mundur dari jabatanya, “Kalau salah ya berhenti saja jadi Kades, jangan memalukan warga,” tegasnya.

Hal senada juga diungkapkan Misnaji, warga yang sama, dirinya mengaku kaget mendengar kabar terkait kasus yang menjerat Kepala Desa Umbul yang selama ini dirinya dikenal sabar dan kalem, ternyata memiliki sifat arogan dan suka main pukul terhadap istrinya.

Apalagi, menurut keterangan korban dikoran itu penyebab permasalahannya adalah uangnya dibuat membayar kaos Gerakan Membangun Masyarakat Sehat (Gerbang Mas) bukan untuk hal-hal yang bersifat pribadi.

Langkah Ratna selaku korban, kata Misnaji sangat tepat, kejadian yang menimpanya itu dilaporkan ke polisi. Apalagi terlapor sampai menyekik dan mengancam mau membakarnya. “Sama sekali kami tidak menyangka apabila Pak Bawon seperti itu Mas,” terangnya.

Misnaji berharap agar kasus yang membelit Kadesnya itu mendapat penanganan serius, sehingga masyarakat tetap hormat atas kinerja kepolisian Polsek Kedungjajang. “Pak Kades Umbul kan kaya raya, khawatir kasusnya tidak berjalan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang dan hukum yang berlaku,” jelas Misnaji.

Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang, Aiptu Sunaryo mendampingi Kapolsek, H. Sutopo, SH saat dikonfirmasi Memo Timur menyampaikan, Kades Umbul, Bawon Lesmono tidak memenuhi panggilan penyidik unit Reskrim, tanpa adanya alasan. “Pak Inggi Bawon tidak hadir. Bu Ratna selaku pelapor tidak mencabut laporannya Mas,” ungkapnya.

Sesuai perintah Kapolsek, penyidik disuruh melakukan pemanggilan kepada Kades Umbul untuk yang kedua kalinya pada Senin (20/11), mendatang. Apabila juga tidak hadir, maka pihaknya akan melakukan langkah tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Surat panggilan kedua sudah dibuat, insalloh besok dikirim ke Kades Umbul, Bawon Lesmono. “Kami pastikan penanganan kasus ini tidak ada istilah tebang pilih, karena di mata hukum semua orang sama,” pungkas Sunaryo.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: