Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Penanganan sementara Bendungan Kali Asem atau lebih dikenal Dam Gambiran terkendala cuaca buruk yang terjadi akhir-akhir ini. Hujan deras terjadi setiap hari membuat proses pengerjaan kadang dihentikan sementara karena debit air sungai tinggi.
Joko Hari Prasetyo

“Secara otomatis jadi kendala,” kata Joko Hari Prasetyo, Koordinator Pembangunan saat dihubungi Memo Timur, Selasa (21/11).

Dengan kondisi seperti ini, tentunya pengerjaan tidak bisa maksimal. Terlebih bisa membahayakan keselamatan para pekerja. Untuk itu pihaknya memilih untuk menghentikan pengerjaan dan meliburkan pekerja.

“Kalau debit air besar, tim teknis tidak berani. Kami juga tidak memaksa, jadi memilih berhenti sementara,” katanya.

Saat ini, proses penanganan sudah sampai pada tahap pemasangan tiang pancang dan bronjong. Jika cuaca bagus, penanganan bisa cepat dilaksanakan sesuai dengan target. “Jika debit air tidak besar, kami bisa terus,” ungkapnya.

Di kondisi cuaca normal, pihaknya menargetkan ada 10 tiang pancang yang terpasang setiap harinya. Namun karena cuaca buruk, kadang per hari hanya mampu memasang tiang pancang saja. Total ada 130 lebih tiang pancang yang harus dipasang. Sampai saat ini masih sekitar 40 yang terpasang.

“Target kita pertengahan Desember sudah selesai,” pungkasnya. Sementara untuk penanganan permanen baru akan dilakukan di tahun 2018, karena anggaran baru direncanakan untuk tahun depan.

Dari pantauan Memo Timur sebelumnya di lokasi, pekerja melakukan pemasangan tiang pancang dengan alat berat. Pemasangan satu tiang pancang bisa membutuhkan waktu satu jam lebih. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: