Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Pekan Olahraga Sekolah Dasar/ Madrasah Ibtida’iyah (POR SD/MI) akan mulai digelar Senin (13/11) depan. Saat ini persiapan Lumajang sebagai tuan rumah sudah hampir rampung. Utamanya untuk venue pertandingan.
Lapangan Gor

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Lumajang mengatakan, persiapan sudah 90 persen. Untuk sisanya, mayoritas adalah untuk kelengkapan pertandingan. “Seperti sound system, lampu, akan dilengkapi di Hari-H,” katanya pada Memo Timur, Kamis (9/11).

Hampir Sebulan Ditutup, Jembatan Jurang Mangu Mulai Diperbaiki
Hanya Dipakai Nama Jalan, Pahlawan Lumajang Kurang Dikenal
Maling Motor Benjut Dihakimi Warga
Punggung Aisyah Terkoyak Celurit Begal, Honda Vario Amblas 

Lanjutnya, dari 12 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan, ada peralatan pertandingan yang Lumajang tidak memiliki. Sehingga nantinya dari Pemerintah Provinsi yang akan melengkapi.

“Seperti untuk renang, di Lumajang belum lengkap. Kalau bulu tangkis dan tenis meja sudah ada,” ujarnya.

Sedangkan untuk lapangan bola voli mini, Lumajang memang tidak memiliki tempat khusus untuk itu. Jadi, sebagai alternatif, dibuat di Lapangan GOR Wira Bhakti Lumajang. Ada 8 lapangan bola voli mini yang dibuat. Kemarin, dari pantauan Memo Timur, terlihat petugas sibuk menyiapkan venue tersebut.

“Kita buat baru, dan dari Pemprov minta 8 lapangan pertandingan,” ujar Agus.

Sedangkan untuk penginapan atlet dan official, pihaknya sudah menawarkan hotel dan homestay yang bisa disewa. Namun karena memang jumlah penginapan di Lumajang yang terbatas, maka sebagian akan menginap di sejumlah sekolah di wilayah Lumajang kota.

“Ada beberapa SD dan SMP di Kecamatan Lumajang dan Sukodono yang disiapkan untuk menginap,” ujarnya.

Operasi Zebra 2017 Kedepankan Tindakan
Semalam 2 Sepeda Motor Amblas
Terlilit Hutang, Fendi Bobol Rumah Tetangga

Meksi begitu, ia menjamin tidak akan mengganggu proses belajar mengajar yang ada. Karena bakal ada kebijakan dari pihak sekolah, dengan menerapkan waktu belajar dua gelombang. “Ada yang masuk pagi dan ada yang siang,” ujarnya.

Sementara persiapan kontingen Lumajang, sejauh ini, pelatihan terhadap atlet yang akan bertanding terus dilakukan. Ada 127 atlet terbaik yang sebelumnya telah terpilih. “Kita ikut di semua cabor, namun tidak di semua nomor. Karena ada beberapa nomor kita tidak punya atletnya,” pungkasnya. (fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: