Kakek Bejat Perkosa Anak TetanggaMemo Timur LumajangMemo Timur LumajangJujur, Cerdas, Berani
14 November 2017

Kakek Bejat Perkosa Anak Tetangga

Posted by on 14 November 2017

Lumajang, Motim - Sungguh bejat kelakuan kakek yang satu ini. Bunardi S bin Sukar (59), warga Dusun Plawangan, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, nekat memperkosa seorang gadis, sebut saja N (19), yang tak lain adalah anak tetangganya sendiri hingga dua kali.
AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH

“Korban diancam dengan pisau oleh pelaku. Korban takut, akhirnya memilih diam meski diperkosanya,” tutur Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada sejumlah media, Senin (13/11), siang di kantornya.

Perbuatan kakek bejat itu berawal, saat korban mengantar sayur ke rumah anak pelaku. Di dalam rumah itu ada pelaku. Saat korban menaruh sayur, tiba-tiba pelaku mendatangi lalu menyumpal mulut korban menggunakan kain selendang.

Lalu berusaha memperkosa korban sambil mengancam menggunakan sebilah pisau. Awalnya, korban berontak. Tapi, gagal. Pelaku pun berhasil memperkosa korban. Menurut pengakuan korban, pelaku melakukan aksi bejatnya sebanyak 2 kali, di dapur rumah anak pelaku, saat tidak ada orang.

“Saat diperiksa penyidik, pelaku mengakui perbuatan bejatnya itu. Pelaku juga mengaku khilaf Mas,” ucapnya.

Tak terima atas kelakuan bejat pelaku, korban mengadukan nasib yang menimpanya kepada orang tuanya, kemudian korban didampingi orang tuanya terus melapor ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polres Lumajang.

Atas dasar laporan korban, pihaknya mencari keberadaan pelaku. Dasar lagi mujur, beberapa jam kemudian pihaknya berhasil menangkap kakek bejat itu di sekitaran jalan Alun-Alun Lumajang, sekitar pukul 15.00 WIB. “Aksi pemerkosaan itu terjadi pada hari Minggu, (22/10) dan pelaku ditangkap kemarin sore,” ungkapnya.

Akibat perbuatan bejatnya itu, Bunardi bin Sukar dijebloskan ke rumah tahanan Polres Lumajang, dijerat pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan, dihukum penjara paling lama 15 Tahun. “Pelaku mengaku khilaf dan menyesal,” pungkas Kasat Reskrim Polres Lumajang.(cho)

0 Komentar:

Posting Komentar

Copyright © 2016 Memo Timur Lumajang All Rights Reserved.
back to top