Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Penanganan Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) yang dilakukan Kepala Desa (Kades) Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Bawon Lesmono, terhadap istrinya Ratna beberapa waktu yang lalu terus berlanjut.
Aiptu Sunaryo

Jika Minggu kemarin Bawon Lesmono sempat mangkir atas panggilan penyidik Unit Reskrim Polsek Kedungjajang tanpa alasan yang jelas, pada Senin (20/11), sekitar pukul 08.00 WIB, akhirnya Kades Umbul datang memenuhi panggilan penyidik.

“Kades Umbul Bawon Lesmono tadi pagi hadir dan sudah kami periksa. Misalkan hari ini tidak hadir, pasti kami jemput paksa,” tutur Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang, Aiptu Sunaryo saat ditemui Memo Timur.

Dalam pemeriksaan, kepada penyidik Bawon mengakui semua perbuatannya. Dia nekat menganiaya istrinya tersebut didasari oleh perasaan cemburu. “Keterangan tersangka Bawon Lesmono ini sudah cukup untuk melengkapi berkas perkara KDRT ini,” ujarnya.

Ditanya apakah kasus KDRT sudah dicabut oleh Ratna selaku korban, dengan tegas Kanit Reskrim Polsek Kedungjajang menyampaikan belum. “Bu Ratna belum mencabut. Kalau kabar mau nyabut,” jelasnya.

Kades Umbul Bawon Lesmono selaku terlapor dalam kasus KDRT ini belum berhasil ditemui oleh Memo Timur. Ketika dikonfirmasi melalui teleponnya juga tidak aktif.

Secara terpisah, Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Peduli Lumajang Bersih (PLB) Mahrus Ali menyesalkan atas tindakan arogan yang dilakukan oleh seorang pejabat setingkat Kades, Sebab hal ini menjadikan contoh buruk di tataran pemerintahan desa, utamanya masyarakat Umbul.

“Bagaimana mau bijak dalam memimpin masyarakatnya, kalau kelakuan sang Kades semena-mena terhadap istrinya sendiri. Bagaimana nanti dengan masyarakatnya ketika ada masalah,” sesal Mahrus Ali.

Dan apabila kasus ini memang terus berlanjut, dirinya berharap penyidik harus bekerja secara profesional sehingga keadilan itu benar-benar didapat oleh korban selaku pelapor. “Polisi kudu adil dan jangan tebang pilih,” tegasnya. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: