Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Kecamatan Pasrujambe merupakan salah satu sentra produksi ubi jalar dari Kabupaten Lumajang yang memiliki agro-ekosistem sangat sesuai untuk budidaya ubi jalar. Untuk itu, Pemkab. Lumajang melalui Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang terus mengembangkan daerah ini, agar lebih maksimal.
Ir. Paiman

Dilaporkan, ubinan ubi jalar dengan jarak 2,5 meter x 2,5 meter dapat menghasilkan 19.5 Kilogram, dan untuk per hektarnya bisa mendapatkan 30 Ton. Adapun untuk luas areal lahan ubi jalar di Dusun Dadapan saja, di setiap musim tanam seluas 25 hektar.

Kepala UPT Dinas Pertanian Lumajang Pasrujambe, Soetrisno menekankan agar petani terus berinovasi dalam budidaya ubi jalar dan kegiatan usaha taninya. Karena ke depan diharapkan melalui teknologi yang tepat dalam budidaya ubi jalar, hasil panen dapat meningkat.

Selain itu, Soetrisno juga menjelaskan bahwa pengembangan budidaya ubi jalar merupakan program Pemerintah Daerah yang ke depan akan diarahkan kepada pengembangan sektor industri.

Sementara itu, Kasi Ketenagaan Dinas Pertanian Kabupaten Lumajang, Edi Santosa, SP menyatakan bahwa hasil panen Ubi Jalar di Desa Jambe Arum, sangat bagus dengan hasil ketela yang besar, kesat dan manis.

Lebih lanjut, Selain teknik budidaya yang baik, petani sebaiknya juga di support dengan teknologi yang sesuai dengan kebutuhan. Karena selain budidaya yang baik, petani sebaiknya juga menguasai teknologi pengolahan hasil.

“Pada saat harga anjlok, petani ubi jalar sebaiknya dapat mengolah hasil panennya menjadi aneka produk yang tahan disimpan lama, seperti keripik, mie, tepung, es cream ketela atau diolah menjadi aneka kue yang memiliki nilai jual ekonomis yang tinggi,” terangnya.(fit)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: