Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Dua pelaku pencurian Hand Phone di counter Riris Cell yang terletak di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko, kemarin lusa berhasil dibekuk oleh tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Lumajang.

Kedua pelaku itu bernama Muhamad Imron Al Dewo (22), warga Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Rowokangkung dan Muhamad Roy Hidayat (20), warga Desa Blukon Sadeng, Kecamatan Kota Lumajang.

Difabel Punya Hak Sama jadi Anggota PPK atau PPS
Gagal Rampas Motor, Pengendara Dibacok
Istri Penjual Bakso Tewas Terlindas Truk
Bupati As’at Jenguk Sutikno, Biaya Pengobatan Ditanggung

Tapi, tak lama kemudian kedua pelaku dibebaskan. Usut punya usut, ternyata korban sudah mencabut laporannya. Korban juga sudah bersepakat damai dengan keluarga pelaku serta sudah mengganti semua kerugian korban.

“Memang benar, kedua pelaku pencurian HP di counter Riris itu ditangkap oleh Resmob. Tapi, korban sudah mencabut laporannya. Korban sudah berdamai dengan keluarga korban. Saat diselesaikan di Polres Lumajang Mas,” tutur Kapolsek Sumbersuko, AKP Edi Santoso, SH ketika dikonfirmasi Memo Timur, Rabu (1/11).

Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Roy Aquary Prawirosastro, SH kepada Memo Timur menyampaikan, proses damai itu bukan inisiatif dari kepolisian. Tetapi, pihaknya baru tahu proses damai antara korban dengan keluarga pelaku setelah kedua pelaku berhasil dibekuknya.
Sat Pol PP Tegur Pemilik Toko Yang Menaruh Dagangannya di Trotoar
Untuk memastikan kebenaran proses damai itu, setelah berhasil menangkap kedua pelaku, pihaknya mengundang korban bersama keluarga pelaku didampingi oleh Kepala Desanya masing-masing. Kedua belah pihak, yakni korban bersama keluarga pelaku mengungkapkan hal yang sama, bahwa kasus pencurian HP sudah damai.

Masih kata Roy, tujuan pihaknya mempertemukan kedua belah pihak ke Polres Lumajang, hanya ingin memperjelas apakah keterangan kedua pelaku tersebut benar atau hanya bualan saja, agar lolos dari jeratan hukum. Ternyata tidak, kedua belah pihak benar-benar sudah berdamai.

“Kami melakukan ini semua untuk memperjelas duduk persoalanya seperti apa, sekali lagi langkah damai ini bukan inisiatif kami mas, kami sebagai pelayan masyarakat hanya memberikan pelayanan yang terbaik dan masyarakat tenang itu saja,” tegas Kasat.

Operasi Zebra 2017 Kedepankan Tindakan
Kontribusi PAD Belum Optimal, Masih 11 Persen dari Total Pendapatan
Bupati: Perangkat Desa Harus Sungguh-Sungguh Layani Masyarakat
Tekan Angka Perceraian, Calon Pengantin Harus Ikuti Bimbingan Pra Nikah

Sekedar diketahui, aksi pencurian Hand Phone di counter Riris Cell yang terletak di Desa Labruk Kidul, Kecamatan Sumbersuko tersebut, sudah viral di media sosial facebook. Dan tidak sedikit masyarakat yang menyayangkan adanya proses damai yang dilakukan korban.

Sebab, dengan tidak adanya proses hukum, masyarakat khawatir aksi serupa bisa jadi dilakukan kembali oleh pelaku di kemudian hari, saat kondisi kepepet karena butuh uang untuk membeli sesuatu. (cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: