Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Tukang suntik hewan bernama Batman (28), warga Dusun Darungan, Desa Mlawang, Kecamatan Klakah, dikeroyok oleh mantri hewan dari Bidang Peternakan Dinas Pertanian Lumajang yakni Asman (40), warga Dusun Duko Desa Wonorejo, Kecamatan Kedungjajang dan Bayu Arif Alfian (22), warga dengan alamat yang sama.
Inseminasi Buatan

Kejadian menurut Kapolsek Kedungjajang, AKP Sutopo melalui Kanit Reskrim, Aiptu Sunaryo, pada Selasa (7/11), sekitar pukul 14.40 WIB, saat korban melakukan suntik sapi atau kawin suntik milik Jumar, warga Dusun Ledok, Desa Grobogan, Kecamatan Kedungjajang, tiba-tiba didatangi oleh dua pelaku.

Apel Akbar PPDI Lumajang
Hanya Dipakai Nama Jalan, Pahlawan Lumajang Kurang Dikenal
Penambalan Jalan Berlubang Terus Dilakukan
Jelang POR SD/MI, Persiapan Venue Sudah 90 Persen  

Tanpa bertanya sepatah kata pun kepada korban, pelaku Asman yang diketahui sebagai mantri hewan yang statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Pertanian Bidang Peternakan Lumajang, langsung melakukan pemukulan kepada korban menggunakan tangan sebanyak tiga kali mengenai pelipis sebelah kiri dan kanan.

Tidak sampai disitu, teman Asman bernama Bayu Arif Alfian (22), tenaga honorer Dinas Pertanian itu tidak tinggal diam, dia juga memukul korban tidak dengan tangan kosong melainkan menggunakan helm yang dia bawa, hantaman helm itu mengenai kepala bagian belakang Batman.

Akibat kebrutalan kedua pelaku, korban ambruk dan mengaku mual serta pusing, kemudian keluarga korban dibantu warga langsung membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Hariyoto Lumajang.

“Kabarnya, kondisi korban sudah membaik. Tapi, masih tetap menjalani rawat inap di RSUD. Korban didampingi keluarganya juga meminta agar kasus yang menimpanya diproses secara hukum Mas,” ungkapnya.

Tes Wawancara Calon PPK Sudah Dilaksanakan
Semalam 2 Sepeda Motor Amblas
Mantan Kades Dibacok Begal, Motor Amblas
Terlilit Hutang, Fendi Bobol Rumah Tetangga  

Atas dasar laporan korban itulah, pihaknya langsung melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku. Setelah menjalani proses pemeriksaan secara intensif, keduanya langsung ditetapkan sebagai tersangka, dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan.

“Asman dan Bayu Arif Alfian itu terancam dihukum penjara paling lama 7 Tahun. Kini keduanya sudah kami jebloskan ke dalam sel tahanan Polsek Kedungjajang,” pungkas Sunaryo.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: