Gambar tema oleh kelvinjay. Diberdayakan oleh Blogger.

Head Line News

Peristiwa

Politik

Pemerintahan

Kriminal

Pendidikan

Lumajang, Motim - Jalan Lintas Timur (JLT) sepanjang sekitar 6 kilo meter yang menghubungan 4 Desa yakni Desa Umbul, Kecamatan Kedungjajang, Desa Selokgondang, Desa Sumberejo, Kecamatan Sukodono dan Desa Tukum, Kecamatan Tekung, dikeluhkan masyarakat dan pengguna jalan.
jalan lintas timur

Pasalnya, di sepanjang jalan tersebut tanpa adanya lampu Penerangan Jalan Umum (PJU), sehingga ketika menjelang malam gelap gulita. Selain jalan sepi juga jauh dari pemukiman warga, sehingga potensi aksi kriminalitas rawan terjadi.

“Padahal di JLT ini sering terjadi aksi pencurian dengan kekerasan alias begal sepeda motor. Tapi, kenapa kok belum dipasang PJU. Maka dari ini, Saya berharap pemerintah segera memasang PJU di sepanjang jalan ini,” tutur Mahori warga Desa Selokgondang kepada Memo Timur, Minggu (26/11).

Bunadin juga menambahkan, lampu PJU bukan hanya dibutuhkan saat dirinya atau masyarakat pengguna jalan saat melintas saja. Tapi, juga dibutuhkan untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap orang yang sedang melintas di jalan itu.

Dengan dipasangnya PJU di sepanjang jalan itu, minimal bisa mengurangi orang untuk berbuat jahat. Kalau sudah menjelang malam, masyarakat dan pengguna jalan yang bepergian ke wilayah Lumajang bagian timur, memilih lewat jalur kota, meski jaraknya lebih jauh.

Intinya masyarakat memilih aman, karena jika malam lewat di JLT khawatir ada pelaku kejahatan. “Di sepanjang JLT itu harus ada Pos Polisi yang selalu disiagakan petugas di sana, biar masyarakat semakin merasa aman dan nyaman,” tambah Bunadin.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lumajang, Sugeng Priyono, S.Sos, M.Si ketika dikonfirmasi mengatakan, pemasangan PJU di sepanjang JLT sudah dianggarkan dalam anggaran belanja tahun 2018 mendatang. Rencananya pemasangan PJU itu akan dimulai pada awal tahun selambat-lambatnya pada pertengahan tahun.

“Saya pastikan sepanjang JLT jika malam akan terang dengan lampu PJU di tahun 2018 yang tinggal menghitung hari saja. Apalagi sudah ada gedung Akademi Komunitas Negeri Lumajang (AKNL), ya harus terang Mas,” kata Sugeng.(cho)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar: